Rabu 21 Oct 2026 16:34 WIB

Kredit Tumbuh 50 Persen, Krom Bank Tekankan Pengelolaan Risiko

Pertumbuhan kredit Krom Bank capai 50,4 persen

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Intan Pratiwi
PT Krom Bank Indonesia Tbk
Foto: PT Krom Bank Indonesia Tbk
PT Krom Bank Indonesia Tbk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Krom Bank Indonesia Tbk menekankan kualitas aset dan pengelolaan risiko di tengah pertumbuhan kredit yang mencapai 50,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) per Agustus 2026. Bank digital tersebut memperluas jaringan penyaluran kredit melalui kemitraan dengan perusahaan teknologi finansial, termasuk PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash).

Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengatakan, pengembangan jaringan mitra penyaluran kredit menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mendorong pertumbuhan kredit secara selektif.

“Kami melihat peluang untuk mengoptimalkan kapabilitas masing-masing pihak dalam memperluas jangkauan layanan pembiayaan, dengan tetap mengedepankan kualitas aset, prinsip kehati-hatian, dan pengelolaan risiko,” ujar Anton dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan laporan keuangan bulanan yang dipublikasikan pada September 2026, total kredit Krom Bank mencapai Rp11,59 triliun per Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 50,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,70 triliun.

Untuk memperluas penyaluran kredit, Krom Bank menjalin kerja sama dengan Easycash melalui skema loan channeling. Dalam skema ini, Krom Bank menyediakan fasilitas kredit, sedangkan Easycash mendukung proses penyaluran melalui platform dan kegiatan operasionalnya sesuai dengan ketentuan kerja sama.

Anton mengatakan, kemitraan dengan perusahaan teknologi finansial merupakan bagian dari strategi Krom Bank dalam mengembangkan penyaluran kredit melalui jaringan mitra.

Sementara itu, Direktur Utama Easycash Nucky Poedjiardjo mengatakan, kerja sama bank dan penyelenggara pinjaman daring (pindar) memungkinkan kedua pihak memanfaatkan kapabilitas masing-masing untuk melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat.

“Melalui kerja sama dengan Krom Bank, Easycash membawa pengalaman dalam penyelenggaraan layanan pendanaan digital, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses verifikasi dan penilaian kelayakan calon penerima dana,” ujar Nucky.

Menurut Nucky, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyaluran pendanaan dengan tetap memperhatikan kemampuan pembayaran, tata kelola, dan perlindungan konsumen.

Easycash mencatat penyaluran pendanaan secara akumulatif sebesar Rp103,23 triliun sejak berdiri pada 2017 hingga September 2026. Perusahaan menyatakan telah menjalin sejumlah kemitraan penyaluran pendanaan dengan institusi perbankan di Indonesia.

Berita Lainnya

Rekomendasi