Presiden Direktur ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan, kebutuhan transaksi masyarakat semakin beragam seiring perkembangan pembayaran digital. Namun, uang tunai masih dibutuhkan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan sehari-hari, terutama di tempat yang belum menyediakan fasilitas pembayaran nontunai.
“Kami memahami kebutuhan transaksi masyarakat makin beragam. Meskipun pembayaran digital kini semakin menjadi bagian dari keseharian, akses terhadap uang tunai tetap dibutuhkan dalam situasi tertentu,” kata Eka di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Melalui aplikasi ShopeePay, pengguna dapat menarik saldo tanpa kartu di ATM BCA serta melalui gerai Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi yang mendukung layanan tersebut. Perusahaan menyebut fasilitas ini dapat digunakan tanpa biaya administrasi dan kuota bulanan, mengikuti ketentuan yang berlaku.
Untuk menarik uang melalui minimarket, pengguna dapat membuka aplikasi ShopeePay dan memilih menu Tarik Tunai. Setelah menentukan gerai yang tersedia, pengguna mendatangi kasir, menyampaikan nominal penarikan, dan menunjukkan kode token transaksi. Adapun nominal penarikan melalui kanal minimarket tersebut minimal Rp 50 ribu.
Sementara itu, pengguna yang ingin menarik uang melalui ATM BCA dapat memilih menu Tarik Tunai di aplikasi dan menentukan nominal transaksi. Setelah memasukkan PIN, pengguna akan memperoleh kode transaksi yang digunakan di ATM BCA yang mendukung layanan tarik tunai tanpa kartu. Pengguna kemudian mengikuti petunjuk pada mesin ATM dengan memasukkan nomor pelanggan dan nomor ponsel terdaftar sebelum memasukkan kode transaksi.
Selain tarik tunai, ShopeePay menyediakan fasilitas isi saldo menggunakan uang tunai melalui sejumlah kanal, termasuk minimarket. Pengguna dapat menikmati bebas biaya administrasi isi saldo hingga lima kali per bulan untuk pengisian menggunakan uang tunai, sesuai ketentuan yang berlaku.
Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan transfer ke rekening bank dan dompet digital lain tanpa biaya administrasi sesuai ketentuan. Pengguna dapat memanfaatkan aplikasi untuk pembayaran melalui kode QR standar nasional atau QRIS, membayar tagihan, serta membeli produk digital seperti pulsa, paket data, dan token listrik.
Beragam layanan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan transaksi melalui satu aplikasi. Namun, pemilihan layanan keuangan digital tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing pengguna.
Dalam mengelola keuangan setelah menerima gaji, masyarakat perlu memprioritaskan kebutuhan pokok, kewajiban bulanan, tabungan, dan dana darurat. Efisiensi biaya transaksi dapat membantu mengendalikan pengeluaran, tetapi perlu diimbangi dengan perencanaan anggaran dan pemantauan saldo secara berkala.
Pengguna juga perlu menjaga keamanan akun dengan tidak membagikan PIN, kode OTP, maupun kode transaksi kepada pihak lain. Kode penarikan harus digunakan sesuai petunjuk dan masa berlaku yang ditetapkan agar transaksi berlangsung aman.