REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KAI Commuter membatalkan tujuh perjalanan Commuter Line pada lintas Bogor pada Senin (19/10/2026). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan KAI Commuter mesti menerapkan pengaturan pola perjalanan imbas pembatalan tujuh perjalanan KRL Lintas Bogor tersebut.
"Atas nama pengelola menyampaikan permohonan maaf atas pengaturan pola perjalanan ini," ujar Karina dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/1]/2026).
Karina menjelaskan, pembatalan sejumlah perjalanan tersebut dikarenakan dua rangkaian yang masih dilakukan proses perbaikan oleh Tim teknis KAI Commuter dan INKA. Pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan waktu perbaikan dengan tetap berpedoman pada standardisasi faktor keselamatan dan keandalan sarana sebelum beroperasi.
"Kami memahami sekali dampaknya pada kenyamanan para pengguna. Meski begitu, keselamatan, keamanan dan keandalan tetap menjadi prioritas kami dalam mengoperasikan sarana Commuter Line setiap hari,” kata Karina.
Karina mengatakan Senin merupakan hari dengan volume pengguna tertinggi setelah para pengguna regular atau pekerja berakhir pekan dan kembali untuk beraktivitas. KAI Commuter sebagai pengelola transportasi massal ini mengakui, pembatalan perjalanan ini memang berdampak bagi pengguna khususnya di di lintas Bogor.
"Jadi, kami mengimbau kepada pengguna Commuter Line untuk merencanakan dan mengatur kembali alternatif jadwal-jadwal perjalanan lainnya yang tersedia," ucap Karina.
KAI Commuter mengimbau para pengguna untuk senantiasa tetap mengutamakan keselamatan, mengikuti arahan dan petunjuk dari petugas di stasiun maupun di dalam kereta dan juga untuk tetap memantau informasi jadwal, update posisi kereta dapat melalui aplikasi C-Access ataupun akun media sosial KAI Commuter.