REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketersediaan fasilitas penyimpanan dingin menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan, terutama di wilayah pesisir dengan tantangan distribusi yang panjang. Dukungan terhadap rantai dingin dapat membantu mempertahankan kesegaran ikan sekaligus menjaga nilai ekonominya sebelum sampai ke pasar.
Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan cooler box untuk 200 titik fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Papua. PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) bekerja sama dengan Satuan Tugas Kampung Nelayan Merah Putih Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI untuk mendukung penyediaan fasilitas tersebut.
Saat ini, cooler box masih dalam proses produksi dan akan disalurkan secara bertahap. Fasilitas itu disiapkan untuk membantu penanganan dan distribusi hasil tangkapan nelayan di kawasan pesisir Papua.
Ketua Satgas Gabungan KNMP Papua Brigadir Jenderal TNI Sutrisno Pujiono mengatakan, kolaborasi lintas sektor dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, dukungan fasilitas dasar seperti penyimpanan dingin dapat membantu menunjang aktivitas perikanan.
“Kolaborasi antara dunia usaha dan Satgas Tugas Gabungan KNMP Papua merupakan salah satu bentuk sinergi untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk para nelayan di Papua. Kami berharap penyediaan cooler box ini dapat membantu menunjang hasil tangkapan dan aktivitas perikanan masyarakat pesisir. Kerja sama lintas sektor seperti ini penting untuk memperluas manfaat pembangunan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Sutrisno dalam siaran pers, Kamis (15/10/2026).
Penyediaan fasilitas tersebut juga berkaitan dengan upaya memperkuat rantai nilai hasil perikanan. Dengan penanganan pascapanen yang lebih baik, hasil tangkapan dapat dipertahankan kualitasnya lebih lama dan memiliki peluang distribusi yang lebih luas.
Direktur Legal, External Relations & Circular Economy Chandra Asri Group Edi Rivai mengatakan, dukungan industri dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan sektor produktif di masyarakat. Menurut dia, pemanfaatan hasil industri dalam negeri dapat ikut mendukung aktivitas ekonomi pesisir.
“Kami meyakini bahwa industri dalam negeri memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, tidak hanya melalui kegiatan usaha, tetapi juga dengan menghadirkan solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong pemanfaatan hasil industri dalam negeri untuk mendukung aktivitas perikanan dan perekonomian masyarakat pesisir di Papua,” ungkap Edi.
Menurut Edi, kolaborasi antara sektor industri, pemerintah, dan TNI dapat membantu memperluas manfaat pembangunan. Dukungan fasilitas penunjang juga dapat memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir, terutama pada sektor perikanan.
Penguatan fasilitas penyimpanan dingin menjadi relevan karena nilai hasil tangkapan tidak hanya ditentukan oleh jumlah produksi, tetapi juga kemampuan menjaga mutu hingga tahap distribusi. Dalam konteks Papua, dukungan rantai dingin dapat membantu nelayan mempertahankan kualitas produk sekaligus membuka ruang peningkatan nilai tambah.