Kamis 01 Oct 2026 15:12 WIB

Harga Tiket Pesawat Mahal dan Kurs Rupiah Melemah Bikin Jumlah Wisnas Anjlok pada Agustus 2026

Jumlah wisman tercatat mengalami peningkatan pada Agustus 2026.

Rep: Eva Rianti/ Red: Friska Yolandha
Sejumlah penumpang berjalan keluar dari terminal kedatangan domestik Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid di Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (26/9/2026). Menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) telah menerima permintaan 66 penerbangan tambahan nonreguler yaitu 48 extra flight, 11 charter flight, empat penerbangan dengan perubahan ke pesawat berkapasitas lebih besar serta tiga positioning flight untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penonton dan wisatawan.
Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Sejumlah penumpang berjalan keluar dari terminal kedatangan domestik Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid di Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (26/9/2026). Menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) telah menerima permintaan 66 penerbangan tambahan nonreguler yaitu 48 extra flight, 11 charter flight, empat penerbangan dengan perubahan ke pesawat berkapasitas lebih besar serta tiga positioning flight untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penonton dan wisatawan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan, jumlah wisatawan nasional (wisnas) atau orang Indonesia yang melakukan perjalanan wisata ke luar negeri mengalami penurunan hampir 20 persen. BPS menyampaikan ada beberapa faktor, diantaranya faktor harga tiket transportasi udara yang melambung. 

“Pada Agustus 2026, jumlah perjalanan wisnas atau orang Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri mencapai 643.693 perjalanan, turun 19,81 persen dibandingkan Juli 2026 (sebanyak 802.671),” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga

Selain menurun secara bulanan atau month to month (mtm), jumlah wisnas juga mengalami penurunan secara tahunan/year on year (yoy). Tercatat jumlah wisnas pada Agustus 2026 sebanyak 643.693 menurun sebesar 6,02 persen dibandingkan pada Agustus 2025 sebanyak 684.934. 

Ateng menjelaskan adanya beberapa faktor yang menyebabkan jumlah wisnas mengalami penurunan pada Agustus 2026. Salah satunya adalah faktor mahalnya harga tiket pesawat. 

“Kami mencatat, pengaruh menurunnya wisnas, pertama adalah penurunan frekuensi penerbangan internasional yang berangkat, seperti dari Kualanamu. Kedua, harga tiket pesawat yang relatif lebih mahal, serta nilai tukar rupiah (yang melemah),” ungkap Ateng. 

Selain itu, ia juga menuturkan adanya faktor cuaca ekstrem yang terjadi pada beberapa wilayah dan negara, menjadi salah satu penyebabnya pula. “Dan juga tentunya ada geopolitik yang secara global terjadi,” lanjutnya. 

Jumlah Wisman Tertinggi Sejak 2021 

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan mancanegara (wisman) atau orang asing yang berwisata ke Indonesia tercatat mengalami peningkatan pada Agustus 2026. Bahkan menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. 

“Jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2026 mencapai 1.599.660 kunjungan, naik 4,89 persen dibandingkan Juli 2026. Ini tertinggi sejak tahun 2021,” ungkap Ateng. 

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi