Rabu 30 Sep 2026 13:17 WIB

PLN Perkuat Kolaborasi Kelistrikan Indonesia-Jerman Dorong Integrasi EBT

Delegasi BMZ Jerman meninjau langsung pengelolaan sistem kelistrikan Jamali.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) menerima kunjungan Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman ke Control Center PLN UIP2B JAMALI, Depok, Jawa Barat.
Foto: Dok PLN
PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) menerima kunjungan Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman ke Control Center PLN UIP2B JAMALI, Depok, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) menerima kunjungan Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman ke Control Center PLN UIP2B JAMALI, Depok, Jawa Barat. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Indonesia-Jerman dalam mendukung transformasi sistem ketenagalistrikan dan transisi energi.   

Delegasi dipimpin oleh Christine Toetzke selaku Director General Asia, Latin America, Middle East, Eastern/South Eastern Europe BMZ Germany, serta diikuti perwakilan Kedutaan Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).   

Baca Juga

General Manager PLN UIP2B JAMALI, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman sekaligus memperkuat sinergi Indonesia dan Jerman di sektor ketenagalistrikan.   

“Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jerman yang telah terjalin. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem kelistrikan yang semakin andal, adaptif, dan siap mengakomodasi pertumbuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia,” ujar Munawwar. 

Dalam kunjungan tersebut, PLN UIP2B JAMALI memaparkan perannya dalam menjaga keandalan dan keseimbangan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali, termasuk transformasi menuju Advanced Control Center, penguatan perencanaan operasi, serta pemanfaatan teknologi forecasting untuk mendukung peningkatan penetrasi EBT.    

 

 

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi