Senin 14 Sep 2026 17:45 WIB

Pastikan Distribusi BBM Aman, Elnusa Petrofin Perketat Pengawasan Mitra

Evaluasi mitra dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM.

Elnusa Petrofin mengerahkan 119 mobil tangki untuk memperkuat distribusi BBM di Makassar.
Foto: Elnusa Petrofin
Elnusa Petrofin mengerahkan 119 mobil tangki untuk memperkuat distribusi BBM di Makassar.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- PT Elnusa Petrofin memperketat pengawasan terhadap mitra penyedia tenaga kerja setelah terjadi tindakan indisipliner Awak Mobil Tangki (AMT) di Maros, Sulawesi Selatan. Perusahaan memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut tetap berjalan.

Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo mengatakan, personel berinisial RE yang terlibat dalam insiden tersebut bukan karyawan langsung Elnusa Petrofin, melainkan tenaga kerja alih daya dari PT Alam Insan Fortuna. Personel tersebut telah dikembalikan kepada perusahaan penyedia jasa dan dikenai sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 14 September 2026.

Baca Juga

"Kami memastikan bahwa insiden ini telah ditangani dengan cepat. Fokus utama kami adalah pelayanan publik, dan kami menjamin seluruh proses distribusi pasokan energi di wilayah terkait tetap dalam kondisi aman, terkendali, dan berjalan lancar," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (14/9/2026).

Menurut Putiarsa, proses pemberian sanksi dilakukan oleh PT Alam Insan Fortuna selaku perusahaan yang menaungi personel tersebut. Elnusa Petrofin juga memastikan hak dan kewajiban ketenagakerjaan yang bersangkutan telah diselesaikan oleh mitra sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan standar operasional di lapangan, terutama dalam pengawasan terhadap tenaga kerja dari perusahaan mitra. Pengawasan tersebut diperlukan untuk menjaga pelaksanaan operasional distribusi BBM tetap sesuai dengan standar yang berlaku.

Putiarsa mengatakan, perusahaan tidak menoleransi pelanggaran operasional maupun etika yang dilakukan personel dalam kegiatan distribusi. Evaluasi terhadap mitra penyedia jasa tenaga kerja juga dilakukan sebagai langkah untuk mencegah kejadian serupa.

"Elnusa Petrofin tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran operasional maupun etika dari seluruh personel. Sebagai langkah antisipatif, kami terus melakukan evaluasi dan memperketat pengawasan terhadap seluruh mitra penyedia jasa tenaga kerja. Hal ini mutlak dilakukan guna memastikan profesionalisme layanan dan kelancaran distribusi energi nasional senantiasa terjaga," katanya. 

Berita Lainnya

Rekomendasi