REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas edukasi keuangan melalui program literasi di 35 provinsi yang sepanjang 2025 menjangkau lebih dari 169 ribu orang. Perluasan edukasi tersebut dilakukan di tengah masih adanya kesenjangan antara tingkat akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan pemahaman dalam menggunakannya.
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengatakan, BCA akan terus memperluas produk, layanan, dan edukasi keuangan bagi masyarakat.
“BCA akan senantiasa berupaya menghadirkan berbagai produk, layanan, dan edukasi bagi masyarakat,” kata Widodo dalam keterangan, Selasa (1/9/2026).
Dalam menjalankan program tersebut, BCA melibatkan 652 pekerja sebagai Duta Literasi Keuangan dan 244 cabang sebagai pelaksana edukasi. Program tersebut berlangsung ketika tingkat inklusi keuangan nasional telah mencapai 93,61 persen, sedangkan tingkat literasi keuangan baru 69,57 persen.
Perbedaan tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan masih lebih tinggi dibandingkan pemahaman dalam memanfaatkannya. Karena itu, edukasi keuangan menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat seiring dengan perluasan akses terhadap produk dan layanan keuangan.
Pada kelompok pelajar, penguatan akses dilakukan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 679 ribu rekening pelajar baru dibuka sepanjang September 2025 hingga Juni 2026.
Selain itu, lebih dari 270 ribu kegiatan Bank Goes to School telah digelar di 122 ribu sekolah. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman keuangan sekaligus mendorong kebiasaan menabung sejak usia sekolah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kebiasaan menabung perlu dibangun sejak dini, termasuk dengan tidak menunggu memiliki uang dalam jumlah besar.
“Menabung itu jangan menunggu uang kita banyak dulu. Justru supaya uangnya banyak, kita harus menabung sedikit demi sedikit,” kata Friderica.
Atas pelaksanaan program tersebut, BCA meraih empat penghargaan OJK pada ajang KEJAR Award dan Financial Literacy Award 2026. Penghargaan tersebut meliputi implementasi KEJAR terbaik kategori bank umum konvensional, program literasi keuangan teraktif, program literasi keuangan terbaik, dan OJK PEDULI terbaik.