REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Hyundai Stargazer Cartenz menunjukkan tren positif di pasar otomotif Indonesia. Setelah strategi repositioning harga, model tersebut mencatat pertumbuhan penjualan retail sekaligus menjadi salah satu kontributor utama penjualan Hyundai sepanjang 2026.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Stargazer Cartenz membukukan penjualan retail lebih dari 1.100 unit pada Juli 2026. Angka tersebut menjadi pencapaian penjualan bulanan tertinggi model tersebut, dengan pertumbuhan 55 persen secara tahunan dan 42 persen dibandingkan Juni 2026.
Kinerja tersebut menjadi indikasi meningkatnya penerimaan pasar terhadap Stargazer Cartenz di tengah persaingan kendaraan multiguna (MPV) keluarga yang semakin ketat. Pada periode yang sama, model tersebut juga menempati posisi kedua berdasarkan merek di segmennya untuk wilayah Jakarta.
Pertumbuhan Stargazer Cartenz turut diperkuat oleh strategi penyesuaian harga yang dilakukan Hyundai. Langkah tersebut diperkenalkan sejak ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan tujuan membuat kendaraan tersebut lebih mudah dijangkau konsumen tanpa menghilangkan sejumlah aspek yang menjadi daya tarik produk.
President Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Kenny Lee mengatakan, strategi tersebut memberikan respons positif dari pasar. Menurut dia, penyesuaian harga membuat Stargazer Cartenz memiliki nilai yang semakin kompetitif di segmen kendaraan keluarga.
“Kami mencatat capaian pasar yang positif melalui Stargazer Cartenz, yang salah satunya didukung oleh strategi repositioning harga yang berani. Penyesuaian harga ini membuat Stargazer Cartenz semakin mudah diakses sekaligus memberikan nilai yang lebih besar,” ujar Kenny dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.
Hyundai juga mencatat kuatnya kontribusi Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X selama GIIAS 2026. Kedua model tersebut menyumbang sekitar 72 persen dari total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Hyundai selama pameran otomotif tersebut.