Jumat 07 Aug 2026 18:20 WIB

BP BUMN Targetkan Jumlah Entitas BUMN Tinggal 250

BP BUMN terus mempercepat penyederhanaan struktur perusahaan.

Rep: M. Nursyamsyi/ Red: Gita Amanda
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan program transformasi BUMN terus berjalan melalui percepatan streamlining perusahaan sebagai upaya membangun struktur yang lebih ramping, efektif, dan efisien. (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Aprillio Akbar
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan program transformasi BUMN terus berjalan melalui percepatan streamlining perusahaan sebagai upaya membangun struktur yang lebih ramping, efektif, dan efisien. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan program transformasi BUMN terus berjalan melalui percepatan streamlining perusahaan sebagai upaya membangun struktur yang lebih ramping, efektif, dan efisien. Dony menyebut percepatan program streamlining serta berbagai perkembangan transformasi menjadi fokus utama BUMN.

"Hingga saat ini, sebanyak 274 entitas telah ditata sebagai bagian dari transformasi pengelolaan BUMN," ujar Dony dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga

Dony memastikan program streamlining terus berjalan sesuai target. Dia menargetkan proses streamlining akan menyasar lebih banyak perusahaan pelat merah. "Kurang lebih nanti total yang akan kita selesaikan itu 652 perusahaan yang akan hilang sehingga nanti kita hanya akan punya 250 perusahaan," ucap Dony.

Dony juga memaparkan sejumlah dampak positif dari transformasi yang mulai dirasakan di sejumlah BUMN. Salah satunya melalui perubahan strategi bisnis Pupuk Indonesia yang berhasil membukukan laba hingga Rp 6,1 triliun dalam enam bulan pertama tahun ini.

Dony menjelaskan transformasi juga mulai mendorong peningkatan kapasitas produksi dan memperluas pasar ekspor industri pupuk nasional. "Sekarang kita sudah membangun delapan, memperbaiki delapan, pabrik pupuk kita dan kita sudah mulai ekspor pupuk kita, bulan lalu ekspor perdana kita ke Australia. Jadi kita sudah menjadi eksportir pupuk sekarang," kata Dony.

Melalui transformasi yang terus dijalankan, lanjut Dony, BP BUMN bersama Danantara mendorong BUMN menjadi perusahaan yang lebih sehat, adaptif, dan berdaya saing. Penyederhanaan struktur perusahaan, penguatan strategi bisnis, serta peningkatan kinerja operasional diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Berita Lainnya

Rekomendasi