REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produsen otomotif asal China, Beijing Automobile Works (BAW), resmi memasuki pasar Indonesia dengan memperkenalkan lima model kendaraan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga mengumumkan rencana perakitan lokal sistem knock-down (KD) sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis otomotif di Tanah Air.
BAW mendirikan anak usaha, PT BAW Automobile Trading Indonesia, yang akan menangani pengembangan jaringan penjualan, layanan purna jual, serta proyek perakitan lokal guna meningkatkan efisiensi rantai pasok.
Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia Tocy Tang mengatakan Indonesia menjadi pasar strategis bagi perusahaan, sekaligus pintu masuk untuk pengembangan kendaraan setir kanan di Asia Tenggara.
"Melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia, kami akan melakukan perakitan lokal knock-down (KD), pengembangan jaringan penjualan dan layanan purna jual sebagai bagian dari komitmen jangka panjang di Indonesia," kata Tocy dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).
Masuknya BAW terjadi di tengah pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan battery electric vehicle (BEV) secara wholesale mencapai 14.815 unit pada April 2026 atau meningkat sekitar 40 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pangsa pasar kendaraan listrik berbasis baterai juga mencapai 18,34 persen dari total penjualan mobil nasional.