Kamis 09 Jul 2026 10:44 WIB

Pertamina Pride Kembali Berlayar ke Indonesia Usai Keluar dari Selat Hormuz

Kapal Pertamina telah keluar dari kawasan Teluk Arab dan kembali beroperasi.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Friska Yolandha
Kapal MT Balongan, salah satu armada kapal Pertamina Patra Niaga, menjadi bagian dari kunci penguatan distribusi energi nasional.
Foto: Pertamina
Kapal MT Balongan, salah satu armada kapal Pertamina Patra Niaga, menjadi bagian dari kunci penguatan distribusi energi nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina International Shipping (PIS) menyampaikan kapal tanker VLCC Pertamina Pride kembali berlayar menuju Indonesia setelah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman. Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menyebut kapal yang sempat tertahan sejak Maret lalu itu kini melanjutkan pelayaran menuju Cilacap untuk mengangkut minyak mentah guna menjaga ketahanan energi nasional.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut menyusul lolosnya kapal Gamsunoro dari kawasan yang sama. Dengan demikian, kedua kapal milik PIS yang sempat tertahan sejak Maret kini telah keluar dari kawasan Teluk Arab dan kembali beroperasi seperti biasa.

Baca Juga

"Kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa," ujar Vega dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/7/2026).

Pertamina Pride mulai bergerak pada Selasa (7/7/2026) pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB dan berhasil melintasi area kritis serta Selat Hormuz pada Rabu (8/7/2026) pukul 00.15 WIB. Keberhasilan tersebut menunjukkan mitigasi risiko dan pemantauan operasional yang dilakukan PIS berjalan efektif dalam menjaga keselamatan pelayaran di tengah dinamika kawasan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi