Sabtu 13 Jun 2026 06:17 WIB

64 Persen Gen Z Indonesia Disebut Alami Stres Finansial

Stres finansial dapat memicu fenomena doom spending.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Qommarria Rostanti
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu memberikan kuliah umum di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Bandung, Rabu (10/6/2026). Nixon mengatakan ebanyak 64 persen Gen Z Indonesia saat ini mengalami stres finansial.
Foto: Dok Republika
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu memberikan kuliah umum di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Bandung, Rabu (10/6/2026). Nixon mengatakan ebanyak 64 persen Gen Z Indonesia saat ini mengalami stres finansial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 64 persen generasi Z (Gen Z) di Indonesia disebut mengalami stres finansial di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi. Kondisi ini mendorong banyak anak muda melakukan belanja impulsif atau membeli barang secara berlebihan untuk mengurangi tekanan yang dirasakan.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu mengatakan fenomena tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat mengganggu kesehatan keuangan generasi muda. “Sebanyak 64 persen Gen Z Indonesia saat ini mengalami stres finansial. Kondisi ini memicu fenomena doom spending atau belanja impulsif karena pesimisme terhadap masa depan,” ujar Nixon saat memberikan kuliah umum di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Kamis (12/6/2026).

Baca Juga

Nixon menjelaskan kenaikan biaya hidup menjadi faktor utama yang memicu stres finansial di kalangan Gen Z. Selain itu, keinginan untuk memperbaiki suasana hati dan penggunaan utang secara impulsif juga menjadi penyebab meningkatnya tekanan keuangan.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Menurut Nixon, tabungan dan investasi seharusnya menjadi pos yang disisihkan terlebih dahulu, bukan menunggu sisa dari pengeluaran bulanan. 

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi