Jumat 12 Jun 2026 15:25 WIB

Pramono Targetkan Transaksi Jakarta Fair 2026 Tembus Rp 8 Triliun

Ribuan perusahaan dan pelaku UMKM ambil bagian dalam Jakarta Fair.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Gita Amanda
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan sambutan  saat pembukaan Jakarta Fair 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pemerintah DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Fair dalam rangka gelaran HUT ke-499 Jakarta. Penyelenggaraan tahun ini diperkirakan akan lebih meriah lantaran jumlah peserta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 2.800 peserta dan 1.800 tenant dengan komposisi 55persen sektor swasta dan 45 persen sektor UMKM akan memamerkan produk-produk andalannya yang tersebar di seluruh area.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan sambutan saat pembukaan Jakarta Fair 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pemerintah DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Fair dalam rangka gelaran HUT ke-499 Jakarta. Penyelenggaraan tahun ini diperkirakan akan lebih meriah lantaran jumlah peserta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 2.800 peserta dan 1.800 tenant dengan komposisi 55persen sektor swasta dan 45 persen sektor UMKM akan memamerkan produk-produk andalannya yang tersebar di seluruh area.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026). Ajang pameran itu dinilai merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Menurut dia, ajang pameran multiproduk yang digelar rutin setiap tahun itu merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Jakarta. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selalu memberikan dukungan agar pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan lancar.

Baca Juga

"Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta dan selalu pasti. Bang Yos, Pak Ahok, dan Pak Djarot sebagai gubernur pasti pernah hadir di tempat ini," kata Pramono saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menargetkan ajang pameran itu dapat ikut mendorong roda perekonomian, khususnya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, ia menargetkan nilai transaksi dalam kegiatan tersebut dapat mencapai Rp 8 triliun.

"Karena tahun lalu sudah lebih dari Rp 7 triliun dan saya dengar tahun ini mudah-mudahan bisa Rp 8 triliun transaksi di tempat ini. Kalau bisa Rp 8 triliun," kata Pramono.

Meski demikian, ia mengingatkan panitia agar tidak puas dengan penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini. Ia meminta pelaksanaan Jakarta Fair pada tahun depan dapat digelar lebih meriah lagi. Pasalnya, tahun depan bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

Bahkan, Pramono telah memasang target nilai transaksi untuk ajang Jakarta Fair 2027. Ia menargetkan total transaksi pada Jakarta Fair tahun depan dapat mencapai Rp 9 triliun.

"Maka saya berharap tahun depan ketika Jakarta berulang tahun ke-500, salah satu ikon utama Jakarta yang bernama Jakarta Fair ini, yang memasuki usia ke-58, mudah-mudahan akan menjadi sebuah acara yang benar-benar diminati dan membuat masyarakat bukan hanya dari Jakarta, tetapi dari mana pun dapat hadir dan menikmati Jakarta Fair ini," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta International Expo, Siti Hartati Murdaya, mengatakan Jakarta Fair tahun ini akan berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara tersebut menghadirkan beragam produk unggulan dan hiburan bagi masyarakat.

“Tahun ini terdapat 2.800 perusahaan yang berpartisipasi dengan 1.800 stan pameran. Peserta terdiri atas pelaku UMKM, perusahaan nasional, hingga perusahaan internasional,” kata dia.

Ia menambahkan, Jakarta Fair juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan. Sejumlah hiburan yang akan ditampilkan antara lain konser musik, parade karnaval, kontes Miss Jakarta Fair, wahana permainan anak, festival kuliner Nusantara, hingga pesta kembang api.

Hartati berharap Jakarta Fair dapat menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, investor, industri kreatif, dan masyarakat. Dengan begitu, ajang pameran tersebut dapat memperkuat peran Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.

Berita Lainnya

Rekomendasi