REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- PT Jetour Sales Indonesia resmi meluncurkan Jetour T1 dan Jetour T1 i-DM untuk pasar Indonesia, Rabu (3/6/2026). Kehadiran SUV bergaya urban adventure ini menjadi langkah terbaru Jetour dalam menawarkan pilihan kendaraan yang menggabungkan desain tangguh, teknologi modern, dan fleksibilitas mobilitas bagi konsumen Indonesia.
President Director PT Jetour Sales Indonesia Caroline Ling mengatakan Jetour T1 hadir sebagai bagian dari strategi Travel+ yang menjadi fondasi pengembangan produk perusahaan. Menurut dia, model terbaru ini dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.
"Jetour terus menghadirkan solusi mobilitas cerdas melalui pengembangan strategi Travel+. Kami bangga menghadirkan Jetour T1 sebagai Urban Adventure SUV yang memadukan desain tangguh, teknologi hybrid cerdas, kenyamanan premium, performa andal, dan kepraktisan untuk mendukung berbagai gaya hidup dan perjalanan konsumen Indonesia," kata Caroline.
Jetour melihat pasar otomotif nasional sedang berada dalam fase transisi menuju elektrifikasi. Di satu sisi, minat terhadap kendaraan ramah lingkungan terus meningkat, namun di sisi lain masih banyak konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan fleksibilitas tinggi untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah menilai kebutuhan tersebut tidak bisa diabaikan. Karena itu, Jetour menghadirkan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menggabungkan efisiensi motor listrik dengan fleksibilitas mesin bensin dalam satu kendaraan.
"Kami melihat banyak konsumen yang tertarik pada teknologi elektrifikasi, tetapi tetap membutuhkan kendaraan yang praktis, nyaman, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Untuk itu, JETOUR T1 hadir dengan sistem yang tidak hanya memilih antara efisiensi atau performa, tapi mampu menghadirkan keduanya dalam satu pengalaman berkendara yang seamless dan efisien," ujar Ranggy.
Pada varian T1 i-DM, Jetour mengandalkan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine yang dipadukan dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, sementara motor listrik menyumbang tenaga 204 PS dengan torsi 310 Nm.
Baterai yang digunakan telah mendukung pengisian cepat DC dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu 27 menit. Dengan sertifikasi IP68, baterai tersebut juga diklaim tahan terhadap air dan debu serta dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Jetour mengklaim T1 i-DM mampu menempuh hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Sistem i-DM bekerja secara adaptif sesuai kondisi perjalanan. Saat berkendara di perkotaan dan kecepatan rendah, kendaraan dapat beroperasi dalam mode listrik penuh. Ketika membutuhkan tenaga lebih besar atau melaju pada kecepatan tinggi, sistem secara otomatis mengombinasikan kerja mesin bensin dan motor listrik guna menjaga efisiensi sekaligus performa.