Selasa 02 Jun 2026 13:40 WIB

PT Vale Tebar Dividen 60 Persen dari Laba Bersih 2025

Vale bungkus laba bersih tahun 2025 sebesar 45,64 juta dolar AS

Vale Indonesia
Foto: Vale Indonesia
Vale Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membagikan dividen tunai sebesar 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025 atau senilai 45,64 juta dolar AS. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar secara hybrid di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pembagian dividen itu menjadi cerminan kinerja positif perusahaan di tengah tantangan industri nikel global yang masih berfluktuasi. Sepanjang 2025, PT Vale membukukan laba bersih sebesar 76 juta dolar AS atau meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan juga tumbuh 4 persen menjadi 990 juta dolar AS dengan EBITDA mencapai 228 juta dolar AS.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan perusahaan mampu menjaga ketahanan operasional dan profitabilitas di tengah dinamika pasar global.

"Dividen yang kami tetapkan hari ini dan kemajuan proyek-proyek HPAL kami mencerminkan keyakinan kami terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon dan bertanggung jawab bagi transisi energi global," kata Bernardus dalam keterangan resmi.

Ia menegaskan PT Vale akan terus berfokus pada praktik pertambangan terbaik, hilirisasi yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham juga menyetujui seluruh enam mata acara yang diajukan manajemen. Perseroan menilai persetujuan tersebut menunjukkan dukungan pemegang saham terhadap disiplin keuangan, strategi pertumbuhan jangka panjang, serta penguatan tata kelola perusahaan di tengah tantangan industri mineral kritis global.

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menerima pengunduran diri Emily Olson dari jabatan Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris. Sebagai penggantinya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, Patricia Renee Pegues sebagai Komisaris, serta Adam MacMillan sebagai Komisaris.

Perubahan susunan dewan komisaris tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan perusahaan agar lebih adaptif dan mampu menjawab tantangan industri mineral kritis yang semakin dinamis. Langkah itu juga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan transformasi bisnis serta pengembangan proyek-proyek strategis PT Vale di masa mendatang.

Dividen tunai akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat pada tanggal 12 Juni 2026, dengan jadwal pembayaran pada 26 Juni 2026. Sementara itu, sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan kebutuhan investasi perusahaan ke depan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement