Senin 04 May 2026 17:42 WIB

Sempat Dikabarkan Sakit, Purbaya: Biasa Pemeriksaan Rutin

Purbaya memastikan kesehatan membaik dan tetap beraktivitas seperti biasa..

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Foto: Republika/Prayogi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dirinya sudah kembali sehat. Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menyebut kunjungannya ke rumah sakit merupakan bagian dari pemeriksaan rutin.

“Iya (masuk rumah sakit), tapi sudah keluar lagi. Biasalah, pemeriksaan rutin,” kata Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Baca Juga

Mengenai kondisi kesehatannya, Purbaya menyatakan saat ini kadar gula darahnya sudah kembali normal di level 118 mg/dL dan nyeri di area pinggangnya mulai pulih.

“Sekarang aman. (Gula darah) 118 mg/dL sudah normal lagi. Saya pikir semuanya sudah lumayan. Pinggang sudah normal,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar isu mengenai kesehatan Menteri Keuangan Purbaya yang menyebut Bendahara Negara itu tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu tersebut, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, yang mengindikasikan kondisinya dalam keadaan bugar.

Dalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi Z, untuk menjalani gaya hidup sehat.

“Selamat pagi, guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalau saya biasanya renang. Tidak terasa long weekend-nya,” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya @purbayayudhis, Ahad (3/5).

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung juga menanggapi kabar mengenai kesehatan Purbaya.

“Wah, enggak tahu saya. Insya Allah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu (2/5).

Juda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu (6/5) mendatang setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (29/4).

Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa (5/5), sehingga data dapat disampaikan secara utuh.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement