Ahad 03 May 2026 15:09 WIB

Kapal Tanker Iran Lolos Blokade AS, Kini Arahkan Haluan ke Indonesia

Lembaga pemantau mengungkap kapal sempat hilang dari sistem pelacakan.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Friska Yolandha
Kapal tanker MT Tifani yang dicegat marinir AS terlihat berlabuh di terminal Pulau Kharg Iran pada 6 April 2026.
Foto: Airbus
Kapal tanker MT Tifani yang dicegat marinir AS terlihat berlabuh di terminal Pulau Kharg Iran pada 6 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah kapal tanker raksasa Iran yang membawa suplai minyak mentah senilai hampir 220 juta dolar AS (Rp 3,81 triliun) dilaporkan lolos dari blokade laut Amerika Serikat dan berlayar menuju perairan Indonesia.

"Sebuah supertanker milik Perusahaan Tanker Iran Nasional (National Iranian Tanker Company/NITC) yang membawa lebih dari 1,9 juta barel minyak mentah (senilai hampir 220 juta dolar AS) berhasil menghindari Angkatan Laut AS dan mencapai kawasan Timur Jauh," kata TankerTrackers, lembaga pemantau pergerakan kapal tanker, Ahad.

Baca Juga

Dilaporkan kapal tersebut, yang teridentifikasi sebagai "HUGE" (9357183), terakhir terlihat di pesisir Sri Lanka lebih dari sepekan lalu.

Kapal itu kini bergerak melalui Selat Lombok di Indonesia menuju Kepulauan Riau.

Tanker raksasa tersebut tidak memancarkan sinyal Automatic Identification System (AIS) sejak 20 Maret saat berlayar dari Selat Malaka menuju Iran, demikian menurut lembaga pemantau tersebut.

 

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement