Sabtu 02 May 2026 12:06 WIB

Penuhi Standar Pelayanan Kesehatan, RS PMI Optimalkan Penggunaan SIMRS Teramedik

Sebelum menggunakan teraMedik, proses klaim BPJS seringkali terkendala data tersebar.

RS PMI Bogor
Foto: dokpri
RS PMI Bogor

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Guna memenuhi standar pelayanan kesehatan nasional yang semakin dinamis, RS PMI konsisten mengoptimalkan penggunaan SIMRS teraMedik milik PT Terakorp Indonesia. Kolaborasi yang terjalin sejak 2022 ini merupakan langkah konkret RS PMI dalam menerapkan manajemen rumah sakit berbasis standar digital kelas dunia.

Menurut IT Manager RS PMI, dr Arief Nugraha, transformasi digital melalui teraMedik telah membawa perubahan fundamental pada efektivitas kinerja staf di seluruh lini rumah sakit. Ia menambahkan bahwa integrasi sistem juga memperkuat koordinasi antar unit.

"Kami melihat transformasi besar pada alur pelayanan; mulai dari pendaftaran yang kini terdigitalisasi, hingga rekam medis elektronik terpusat yang mempercepat pengambilan keputusan klinis secara akurat. Integrasi ini tidak hanya menyelaraskan koordinasi antar unit seperti laboratorium dan farmasi, tetapi juga memperkuat transparansi pada manajemen keuangan dan klaim BPJS. Dengan dukungan dashboard kinerja berbasis data, kami kini memiliki kendali penuh dalam menjaga standarisasi SOP dan kemudahan proses audit," katanya.

Kunci keberhasilan kolaborasi ini terletak pada integrasi menyeluruh yang sebelumnya sulit dicapai melalui sistem manual. Sebelum menggunakan teraMedik, proses klaim BPJS seringkali terkendala oleh data yang tersebar, namun kini proses tersebut menjadi lebih terkontrol dan cepat. Seluruh unit kini melaporkan data keuangan ke dalam ekosistem digital yang sama, memastikan tidak ada lagi ketidaksesuaian laporan dan memungkinkan manajemen melakukan audit kinerja dengan data yang jauh lebih valid.

Di sisi lain, dampak positif lainnya yang dirasakan oleh RS PMI adalah integrasi sistem dengan SIMRS teraMedik juga membantu memudahkan koordinasi antar-departemen. Dengan platform yang seragam, unit rawat jalan, rawat inap, farmasi, penunjang medis, hingga bagian gudang maupun keuangan, kini bekerja dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Seluruh permintaan pemeriksaan medis seperti peresepan obat pasien dilakukan secara elektronik, yang secara otomatis menghilangkan prosedur manual dan meminimalisir risiko kesalahan komunikasi. Alur pelayanan yang lebih terkontrol ini memastikan setiap tahapan perawatan pasien berjalan tanpa hambatan.

Dampak positif ini bukan hanya dirasakan oleh manajemen dan staf rumah sakit, lebih dari itu, di era layanan berbasis data, pengalaman pasien dirasa menjadi lebih efisien karena layanan yang digunakan sudah terhubung antar unit. Pelayanan medis kepada pasien menjadi lebih tepat dan konsisten. Kolaborasi transformasi digital antara RS PMI dengan SIMRS teraMedik dapat meningkatkan kepuasan pasien dan menjadi strategi jangka panjang untuk membangun kepercayaan dengan pasien.

"Ke depannya, kami berharap dapat terus melakukan pengembangan namun tetap sesuai standarisasi dari regulator baik BPJS maupun Kemenkes. Kami juga memiliki harapan dapat melakukan pemanfaatan teknologi analitik dan Artificial Intelligence (AI) di RS PMI. Harapan kami, sistem ini mampu melakukan prediksi beban layanan serta analisis data klinis untuk terus meningkatkan mutu pelayanan secara preventif. Utamanya, segala bentuk pengembangan yang akan terjadi juga tetap memperhatikan penguatan sistem keamanan data guna menjamin perlindungan dan kerahasiaan data medis pasien kami," katanya.

Menanggapi harapan tersebut, Direktur Marketing PT Terakorp Indonesia, Muhamad Epi Jarnel, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh akan kebutuhan teknologi di RS PMI.

"Sebagai mitra RS PMI sejak 2022, merupakan tanggung jawab kami untuk terus menjawab kebutuhan pengembangan sistem yang lebih modern. Saat ini, tim kami sedang melakukan pengembangan AI untuk mendukung rumah sakit bisa bertransformasi menjadi Smart Hospital. Selain itu, kami juga akan tetap memastikan keamanan data pasien sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku guna memastikan seluruh ekosistem digital RS PMI tetap aman dan tangguh," katnaya

Berita Lainnya

Rekomendasi