Sabtu 02 May 2026 10:25 WIB

Vivo Umumkan Harga Diesel Primus Naik jadi Rp30.890 per Liter, Bagaimana yang Lainnya?

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah lebih dulu umumkan kenaikan harga solar.

Pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU Vivo di Jakarta, Ahad (4/9/2022). Dirjen Migas Kementerian ESDM mengatakan pihak Vivo akan menyesuaikan harga BBM jenis Ron-89 yang sebelumnya dijual dengan harga Rp8.900 per liter seiring dengan kenaikan harga BBM jenis Pertalite yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp10.000 per liter dari harga sebelumnya Rp7.650 per liter. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU Vivo di Jakarta, Ahad (4/9/2022). Dirjen Migas Kementerian ESDM mengatakan pihak Vivo akan menyesuaikan harga BBM jenis Ron-89 yang sebelumnya dijual dengan harga Rp8.900 per liter seiring dengan kenaikan harga BBM jenis Pertalite yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp10.000 per liter dari harga sebelumnya Rp7.650 per liter. Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo mengumumkan kenaikan harga terhadap bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, yakni Diesel Primus, menjadi Rp30.890 per liter mulai 1 Mei 2026.

Dikutip dari unggahan akun instagram resminya yang bernama pengguna spbuvivo di Jakarta, Sabtu, BBM Vivo jenis Diesel Primus Plus mengalami peningkatan dari Rp14.610 per liter pada 1 Maret, menjadi Rp30.890 per liter mulai 1 Mei.

Baca Juga

Sementara itu, untuk Revvo 92 dipatok seharga Rp12.390 per liter mulai 1 Mei 2026, tak mengalami perubahan sejak 1 Maret 2026 meskipun perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran telah berlangsung selama dua bulan.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah terlebih dahulu mengumumkan kenaikan harga solar yang berlaku per 18 April 2026.

Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami peningkatan menjadi Rp23.600 per liter, naik dari Rp14.200 per liter; dan Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp23.900 per liter, dari Rp14.500 per liter.

Pertamax Turbo (RON 98) juga menunjukkan peningkatan ke angka Rp19.400 per liter dari Rp13.100 per liter.

Sementara itu, BBM jenis Pertamax (RON 92) stabil di harga Rp12.300 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang stabil di angka Rp12.900 per liter. Sejumlah BBM penugasan dan subsidi juga tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement