Jumat 01 May 2026 14:52 WIB

Potongan Ojol Jadi 8 Persen, Dasco Ungkap Danantara Beli Saham Aplikator Ojek Online

Aplikator hanya mengambil potongan 8 persen dari ojol.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco
Foto: Republika/Thoudy Badai
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sudah membeli saham sebagian aplikator ojek online (ojol). Tujuan dari pembelian itu untuk menurunkan potongan komisi kepada pengendara ojol dari 10-20 persen menjadi delapan persen.

"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10 persen ini sehingga aplikator hanya akan mengambil delapan persen dari yang dikumpulkan," kata Dasco saat menerima audiensi aliansi serikat buruh di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Adapun untuk pembahasan status hubungan kerja bagi pengendara ojol dengan mitra, dia mengatakan hal itu masih disimulasikan. Namun, dia memastikan organisasi-organisasi pengendara ojol akan dilibatkan dalam penentuan kebijakan itu.

"Organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk," kata dia.

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto sudah menyampaikan bila ada perusahaan-perusahaan yang mengalami kesulitan, maka akan dibantu atau bahkan diambil alih oleh pemerintah. Hal itu dilakukan agar para buruh tetap bisa bekerja dan memiliki tempat kerja.

Tidak disebutkan saham aplikasi yang dibeli oleh Danantara. Namun Danantara sempat dikabarkan tertarik oleh membeli saham GoTo.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement