Kamis 30 Apr 2026 17:48 WIB

ITDC Koordinasi dengan Polda NTB, Pastikan Kesiapan Pengamanan Ajang Balap Internasional

GT World Challenge Asia pembuka rangkaian event internasional tahun ini.

ITDC bersama MGPA melakukan kunjungan ke Polda NTB yang dipimpin langsung Direktur Operasi ITDC, Troy Waroka, Senin (27/4/2026).
Foto: ITDC
ITDC bersama MGPA melakukan kunjungan ke Polda NTB yang dipimpin langsung Direktur Operasi ITDC, Troy Waroka, Senin (27/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat kesiapan penyelenggaraan ajang balap internasional melalui koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan strategis.

Hal ini diwujudkan melalui kunjungan ITDC bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) ke Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin, (27/4), guna memastikan kesiapan pengamanan secara menyeluruh.

Koordinasi ini difokuskan pada dua agenda besar di The Mandalika, yakni GT World Challenge Asia 2026 pada 1-3 Mei 2026 serta MotoGP 2026 pada 9-11 Oktober 2026, yang diproyeksikan menarik perhatian internasional dan menghadirkan ribuan penonton.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, yang memimpin langsung kunjungan tersebut menegaskan, ITDC memastikan seluruh aspek penyelenggaraan ajang dipersiapkan secara komprehensif, termasuk dari sisi keamanan kawasan.

“GT World Challenge Asia menjadi momentum pembuka rangkaian event internasional tahun ini di Mandalika International Circuit, sekaligus memperkuat posisi strategis sirkuit dalam kalender balap dunia. Sementara itu, MotoGP tetap menjadi flagship event yang menghadirkan eksposur global dan dampak ekonomi signifikan bagi daerah dan negara,” ujar Troy dalam keterangan, Kamis (30/4/2026).

Ia mengharapkan dukungan penuh dari Polda NTB untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, baik pada tahap persiapan maupun pelaksanaan, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pertemuan tersebut turut membahas strategi pengamanan terpadu yang dirancang secara menyeluruh, mulai dari pengaturan akses keluar-masuk kawasan, rekayasa dan pengendalian arus pengunjung, hingga pengamanan pada titik-titik strategis di dalam dan sekitar kawasan The Mandalika.

Pendekatan ini tidak hanya difokuskan pada saat pelaksanaan event, tetapi juga mencakup tahap persiapan secara menyeluruh.

Selain itu, aspek pengamanan terhadap aktivitas kawasan yang berjalan paralel juga menjadi perhatian, termasuk pembangunan oleh investor serta proses penyiapan lahan dalam mendukung percepatan pengembangan infrastruktur dan fasilitas penunjang pariwisata.

Sinergi antara pengelola kawasan dan aparat keamanan dinilai krusial untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolda NTB, Irjen Pol Edy Murbowo, SIK, M.Si menyatakan jajarannya siap mendukung pengamanan kedua event tersebut. “Kami siap memberikan dukungan pengamanan secara maksimal, baik untuk GT World Challenge Asia maupun MotoGP, melalui penguatan pengamanan terpadu di seluruh area kawasan dan titik-titik strategis,’’ ujarnya.

Ia juga memastikan situasi kamtibmas di kawasan The Mandalika tetap kondusif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan, baik pada tahap persiapan maupun pelaksanaan, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menambahkan, bahwa sinergi dengan aparat keamanan menjadi faktor kunci dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ajang internasional tersebut.

“Koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh rangkaian event di The Mandalika berjalan aman dan lancar, baik pada tahap persiapan maupun saat pelaksanaan,” ujarnya.

Melalui sinergi yang semakin erat antara ITDC, MGPA, dan Polda NTB, penyelenggaraan GT World Challenge Asia dan MotoGP 2026 di The Mandalika diharapkan berlangsung aman, lancar, serta semakin memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement