REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah menyiapkan program pompanisasi untuk mengantisipasi potensi El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga produksi pangan tetap stabil.
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang juga Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, Kementerian Pertanian telah mengumpulkan ratusan kepala daerah untuk memperkuat mitigasi.
“Program pompanisasi kita sudah kumpulkan kemarin 300 bupati dan beberapa gubernur datang ke Kementerian Pertanian untuk kita memitigasi bagaimana kita mengantisipasi El Nino Godzilla ini,” ujar Sudaryono di kantor Kementan, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Sudaryono menyebut kondisi cuaca saat ini masih relatif mendukung. Curah hujan di sejumlah wilayah seperti Sumatera Selatan, Jambi, hingga Kalimantan masih cukup baik untuk percepatan tanam.
Menurut dia, petani di berbagai daerah memanfaatkan kondisi tersebut dengan menanam kembali setelah panen. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan produksi sebelum musim kering datang.
“Sampai sejauh ini belum kelihatan ya, belum,” kata Sudaryono.