REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- GAC menampilkan tiga model kendaraan listrik menjelang Beijing Auto Show 2026, yakni AION N60, AION i60, dan Hyptec HL. Ketiganya mencerminkan pengembangan produk berbasis elektrifikasi dengan pendekatan yang berbeda, mulai dari kendaraan harian hingga segmen premium.
AION N60 diposisikan sebagai kendaraan listrik yang mengedepankan teknologi keselamatan. Model ini dilengkapi sensor seperti LiDAR dan radar 4D yang berfungsi mendukung sistem bantuan berkendara.
AION i60 hadir sebagai SUV dengan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Kendaraan ini memiliki jarak tempuh hingga 1.240 kilometer dengan kombinasi tenaga listrik dan sistem tambahan, sehingga dirancang untuk penggunaan jarak jauh.
Sementara itu, Hyptec HL merupakan SUV listrik di segmen premium. Model ini menggunakan sistem pengisian daya 800V 5C dan memiliki jarak tempuh listrik murni hingga 750 kilometer. Untuk varian REEV, jaraknya diklaim dapat melampaui 1.200 kilometer.
“Pengembangan produk GAC dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam. Mulai dari kendaraan listrik untuk mobilitas harian, SUV keluarga yang praktis, hingga lini premium berperforma tinggi. Seluruhnya dikembangkan dengan pendekatan yang sangat relevan untuk karakter pasar seperti Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).
Ketiga model tersebut menunjukkan variasi pendekatan GAC dalam mengembangkan kendaraan listrik, baik dari sisi teknologi, jarak tempuh, maupun segmentasi pengguna.