Jumat 24 Apr 2026 14:06 WIB

Kurangi Risiko Salah Penerima, GoSend Luncurkan Fitur Kode Terima Paket

Sistem verifikasi berbasis one-time password (OTP) dapat menjadi pondasi penting.

GoSend (ilustrasi)
Foto: dokpri
GoSend (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- GoSend, layanan logistik on-demand Gojek, bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO atau Perseroan) meluncurkan fitur ‘Kode Terima Paket’ untuk memperkuat keamanan dalam pengiriman paket. Fitur ini menjadi standar baru keamanan pengiriman instan, terutama saat mengirim barang berharga seperti dokumen penting atau pun barang elektronik dengan membantu memastikan paket hanya diserahkan kepada penerima yang tepat.

Fitur ‘Kode Terima Paket’ bersifat opsional, 100 persen gratis, dan dapat diaktifkan sesuai kebutuhan. Fitur ini melengkapi keberadaan asuransi yang dapat diaktifkan untuk memberikan perlindungan hingga Rp 50 juta serta ragam fitur keamanan lain yang telah tersedia sebelumnya seperti fitur live-tracking.

Dengan mengaktifkan fitur ‘Kode Terima Paket’ pada layanan GoSend, pengguna akan menerima kode keamanan sekali pakai berisi empat digit angka yang harus ditunjukkan kepada mitra driver saat paket diberikan kepada penerima. Penerima atau pun pengirim paket, wajib untuk segera menginformasikan kode empat digit ini saat paket sudah diterima agar mitra driver dapat menyelesaikan proses pengantaran.

Head of Logistics Gojek, Sohan Vaswani, menjelaskan keberadaan fitur kode terima paket menjadi langkah strategis GoSend dalam memperkuat kepercayaan pengguna di tengah meningkatnya kebutuhan pengiriman cepat. Secara efektif, fitur ini mengurangi risiko salah penerima, yang menjadi salah satu kekhawatiran terbesar pengguna dalam layanan pengiriman.

"Semakin banyak masyarakat yang mengandalkan layanan pengiriman instan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah, bisnis, pekerjaan, hingga keperluan pribadi. Pengiriman instan menawarkan kecepatan dan juga keamanan lewat prosesnya yang praktis dan diantar langsung dari pengirim ke penerima paket. Pengiriman juga dilakukan oleh mitra driver yang terverifikasi serta terlindungi oleh asuransi untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Melangkah lebih jauh, GoSend menghadirkan inovasi Kode Terima Paket sebagai perlindungan ekstra untuk membantu memastikan proses pengantaran berlangsung jadi lebih aman hingga paket diterima," jelas Sohan.

Sementara itu, pakar telekomunikasi dan keamanan siber sekaligus Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, menilai bahwa sistem verifikasi berbasis one-time password (OTP) dapat menjadi pondasi penting dalam masa depan ekosistem pengiriman instan. “Di industri pengiriman yang serba cepat, konsumen tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga keamanan dan kepastian bahwa paket sampai ke penerima yang benar. Penerapan Kode Terima Paket berbasis OTP sangat relevan untuk menjawab tantangan operasional di lapangan yang dinamis, serta berpotensi menjadi praktik ideal dan standar baru, terutama untuk pengiriman bernilai tinggi atau sensitif. Selain itu, kode berbasis OTP juga sudah familiar digunakan masyarakat untuk kebutuhan keamanan lainnya, sehingga adopsinya akan lebih mudah," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement