Sabtu 18 Apr 2026 08:38 WIB

Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong

Instrumen sukuk yang inklusif memperluas akses pembiayaan.

PNM meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 di Hong Kong atas penerbitan sukuk senilai Rp 3,77 triliun.
Foto: PNM
PNM meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 di Hong Kong atas penerbitan sukuk senilai Rp 3,77 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- PNM kembali mencatatkan pengakuan di tingkat global melalui ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 yang diselenggarakan pada 31 Maret 2026 di Four Seasons Hong Kong.

Dalam forum tersebut, perusahaan memperoleh penghargaan pada kategori “Best Orange Bond/Sukuk – Indonesia” atas penerbitan sukuk senilai Rp 3,77 triliun.

Capaian ini memperlihatkan peran aktif dalam mengembangkan instrumen pembiayaan berkelanjutan yang terhubung langsung dengan dampak sosial. Khususnya bagi pemberdayaan perempuan dan pengusaha ultra mikro.

Pengakuan ini memperpanjang rekam jejak dalam ajang serupa, setelah PNM memperoleh apresiasi dari lembaga yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Konsistensi ini mencerminkan keberlanjutan strategi dalam mengintegrasikan prinsip keuangan syariah dengan pendekatan pembangunan ekonomi berbasis komunitas.

Melalui instrumen sukuk yang inklusif, upaya yang dilakukan tidak hanya memperluas akses pembiayaan, juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dari tingkat paling dasar.

Hingga Maret 2026, layanan pemberdayaan PNM menjangkau lebih dari 22,9 juta nasabah di seluruh Indonesia, dengan dukungan jaringan yang tersebar di 36 provinsi, 452 kabupaten/kota, dan 6.165 kecamatan.

Operasional ini ditopang ribuan kantor layanan yang terdiri dari kantor cabang, unit Mekaar, dan unit ULaMM, sehingga memungkinkan hadirnya pendampingan usaha yang berkelanjutan.

Sebagian besar portofolio pembiayaan juga terus diarahkan pada skema berbasis syariah, sejalan dengan komitmen dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan bertanggung jawab.

Sekretaris Perusahaan, Dodot Patria menyatakan, penghargaan ini menjadi cerminan dari upaya kolektif seluruh insan dalam menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya inklusif, juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‘’Ke depan, kami akan terus memperkuat peran sebagai mitra pemberdayaan bagi perempuan prasejahtera agar dapat tumbuh, mandiri, dan berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Dodot dalam keterangan, Sabtu (18/4/2026).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement