Selasa 07 Apr 2026 09:32 WIB

Trump: Pembukaan Selat Hormuz Jadi Prioritas Utama Negosiasi dengan Iran

Blokade jalur minyak dunia jadi perhatian utama di tengah konflik yang memanas.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (6/4/2026) mengatakan pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi prioritas utama Washington di tengah negosiasi dengan Iran. (ilustrasi)
Foto: EPA/WILL OLIVER / POOL
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (6/4/2026) mengatakan pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi prioritas utama Washington di tengah negosiasi dengan Iran. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (6/4/2026) mengatakan pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi prioritas utama Washington di tengah negosiasi dengan Iran.

"Saya akan katakan itu adalah prioritas yang sangat besar," ujar Trump saat ditanya apakah pembukaan jalur pelayaran strategis tersebut masuk dalam daftar konsesi yang diharapkan Washington dari Teheran sebagai bagian dari kesepakatan.

Baca Juga

Sebelumnya pada Sabtu (4/4/2026), Trump menyatakan Iran memiliki waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan nuklir atau membuka kembali Selat Hormuz. "Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz," kata Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social.

"Waktu hampir habis, 48 jam sebelum neraka menimpa mereka," ujarnya.

Pada 26 Maret, Trump mengatakan ia memperpanjang tenggat negosiasi nuklir menjadi 10 hari setelah Iran mengizinkan 10 kapal tanker minyak berbendera Pakistan melewati Selat Hormuz.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement