Ahad 22 Mar 2026 22:31 WIB

Gunakan Mobil Listrik, Sejumlah Sopir Taksi Daring Mengaku Lebih Hemat Ongkos

Mobil listrik digadang-gadang mampu menghemat biaya.

Mobil listrik (ilustrasi)
Foto: www.pixabay.com
Mobil listrik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kehadiran mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) dirasakan manfaatnya oleh sejumlah kalangan, tak terkecuali sopir taksi online.

Pengemudi taksi daring yang menggunakan kendaraan listrik murni, Kholid Syaifulloh (51), menilai peralihan dari mobil konvensional ke armada elektrifikasi memberikan penghematan biaya operasional yang sangat signifikan bagi penghasilan harian.

Baca Juga

"Jadi saya merasakan berganti mobil tiga generasi sedan taksi. Secara kasar, kira-kira biaya operasional sehari-hari sekarang itu cuma 35 persen dari mobil bensin," kata Kholid

Kholid, yang memiliki pengalaman 15 tahun mengemudikan kendaraan bermesin bakar konvensional (internal combustion engine/ICE), mengaku lebih tenang menghadapi risiko gejolak harga maupun kelangkaan BBM.

Meski membutuhkan waktu pengisian daya, efisiensi biaya yang dihasilkan jauh melampaui beban operasional kendaraan berbahan bakar Pertalite yang digunakannya dahulu.

Dengan jarak tempuh harian mencapai 350 km dari Bekasi menuju jantung Ibu Kota, Kholid menerapkan strategi waktu pengecasan yang efektif dengan total biaya tak sampai Rp100 ribu.

Penggunaan fitur pengisian daya cepat (fast charging) yang tersedia di berbagai titik strategis membantunya menjaga produktivitas harian tetap maksimal.

"Penggunaan EV ini sangat menguntungkan karena biaya operasionalnya stabil. Dengan manajemen waktu yang tepat saat pengisian daya, saya tetap bisa narik penumpang dengan optimal tanpa terbebani biaya bensin yang mahal," ujarnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement