Selasa 17 Mar 2026 14:16 WIB

Polri Prioritaskan Pengamanan Masjid dan Sholat Id Jelang Idul Fitri

Pengamanan tempat ibadah menjadi prioritas untuk menjamin kelancaran ibadah.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Gita Amanda
Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) memastikan pengamanan masjid dan lokasi pelaksanaan Sholat Id menjadi bagian penting dalam Operasi Ketupat 2026. (ilustrasi)
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) memastikan pengamanan masjid dan lokasi pelaksanaan Sholat Id menjadi bagian penting dalam Operasi Ketupat 2026. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK -- Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) memastikan pengamanan masjid dan lokasi pelaksanaan Sholat Id menjadi bagian penting dalam Operasi Ketupat 2026. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan tempat ibadah masuk dalam salah satu klaster prioritas pengamanan bersama jalur transportasi dan kawasan publik.

Kepolisian telah memetakan lokasi-lokasi yang akan digunakan masyarakat untuk beribadah. “Masjid sudah kita identifikasi, tempat-tempat yang nanti akan digunakan Sholat Id juga sudah kita rencanakan pengamanan, dan tempat-tempat yang nanti mungkin untuk takbiran, ini sudah kita siapkan semuanya,” kata Agus dalam konferensi pers di Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 Polda Jawa Barat di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga

Ia menegaskan Operasi Ketupat tidak hanya mengatur arus mudik dan arus balik. Pengamanan juga mencakup kegiatan sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadhan, Idulfitri, hingga perayaan keagamaan lain.

Polri memetakan lima klaster pengamanan yang menjadi fokus selama operasi berlangsung. Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalan arteri nasional, pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi, tempat ibadah, serta kawasan wisata.

photo
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho didampingi jajaran Polda Jawa Barat memberikan keterangan pers di rest area KM 57 Jakarta-Cikampek, pada Senin (16/3/2026) malam WIB. - (Frederikus Dominggus Bata/REPUBLIKA)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turut memantau pelaksanaan pengamanan bersama kepolisian. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh langkah pengamanan berjalan selaras dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Pengamanan masjid dan lokasi Sholat Id menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan masyarakat selama momen keagamaan. Aparat memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung aman dan tertib.

Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menyiapkan dukungan pengamanan di wilayahnya melalui pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat. Polda Jawa Barat juga menghadirkan pos pelayanan di sejumlah titik, termasuk di sekitar tempat ibadah.

“Kami di Polda Jawa Barat akan terus berupaya di jalur arteri sejalan dengan Kementerian Agama dengan membuat pos pelayanan di masjid,” ujar Rudi.

Pos pelayanan tersebut disiapkan di masjid-masjid besar di tiap wilayah polres. Petugas memberikan layanan bagi masyarakat yang beristirahat maupun menjalankan ibadah, termasuk penyediaan makanan berbuka dan sahur sederhana.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement