Selasa 10 Mar 2026 06:06 WIB

DFSK Indonesia Bakal Datangkan Mobil Baru ke Tanah Air pada Semester Kedua 2026

DFSK Indonesia juga telah aktif memperkenalkan kendaraan elektrik mereka Aito M9.

CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus.
Foto: dok DFSK
CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DFSK kembali merencanakan untuk meluncurkan kendaraan terbaru mereka di pasar Indonesia pada semester kedua tahun ini. Meski demikian, DFSK belum memberikan kisi-kisi lebih lanjut terkait kendaraan terbaru mereka. Pabrikan otomotif asal China itu hanya menyatakan kendaraan tersebut masuk dalam kategori New Energy Vehicle (NEV).

“Kamia berencana untuk meluncurkan kendaraan itu di semeter kedua tahun ini. Hanya, saya belum bisa memberikan kutipan terkait kendaraan NEV. Nanti, teman-teman media yang pertama mengetahui kendaraan itu,” kata Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile Cing Hok Rifin di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Baca Juga

Hal senada juga diungkapkan oleh CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus. Ia mengaku belum bisa memberikan kisi-kisi lebih lanjut terkait kendaraan NEV yang nanti akan mereka bawa di Indonesia.

“Ini kan masih tertutup ya kalau lihat dari gambarnya, jadi ya kita tutup dulu saja. Nanti kalau sudah waktunya teman-teman media yang pertama kali kita undang untuk melihat lebih dekat,” ujar dia.

Sebelumnya, DFSK Indonesia juga telah aktif memperkenalkan kendaraan elektrik mereka di beberapa ajang pameran otomotif Indonesia yakni Aito M9. AITO M9 adalah SUV mewah full-size 6-seater hasil kolaborasi dengan Huawei.

Mobil konsep ini menurut data spesifikasi kendaraan dari perusahaan dilengkapi dengan teknologi canggih seperti kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

SUV konsep Aito M9 berukuran panjang 5.230 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm serta jarak sumbu roda 3.110 mm. Pada bagian dalamnya ada kabin premium yang lapang, jok dibalut kulit Nappa, serta Zero Gravity Seat di baris kedua.

SUV konsep Aito M9 memiliki tiga layar, termasuk layar utama pengemudi berukuran 15,6 inci dan layar penumpang berukuran 16 inci, serta panel instrumen berukuran 12,3 inci.

Kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak 630 km (berdasar metode pengukuran WLTC) dan dapat melaju dari kecepatan 0 ke 100 km/jam dalam waktu 4,3 detik.

Versi Extended Range Electric Vehicle (EREV) dari kendaraan ini memiliki mesin pembakaran internal yang berfungsi sebagai generator serta bisa menjelajah hingga sejauh 1.239 km (berdasar metode pengukuran WLTP) dengan kombinasi mesin.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by DFSK Indonesia Official (@dfskindonesia)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement