Jumat 06 Mar 2026 09:57 WIB

IHSG Melemah di Tengah Ketegangan Iran-AS, Investor Diminta Perbesar Posisi Kas

IHSG dibuka melemah 11,07 poin atau 0,14 persen ke posisi 7.699,47.

Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (6/3/2026) bergerak melemah, seiring konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) menyebabkan ketidakpastian arah suku bunga acuan The Fed. IHSG dibuka melemah 11,07 poin atau 0,14 persen ke posisi 7.699,47. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,61 poin atau 0,20 persen ke posisi 786,21.

"Kiwoom Research perkirakan technical rebound yang terjadi kemarin tidak akan berumur panjang, secara teknikal persis di gerbang resistance kritikal 7.712-7.720. Para investor disarankan untuk masih perbesar posisi cash di penghujung pekan ini untuk antisipasi high volatility during weekend," ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Dari mancanegara, eskalasi konflik antara Iran dengan AS dan Israel telah memasuki hari ke enam, yang meningkatkan kekhawatiran inflasi energi dan ketidakpastian arah kebijakan The Fed.

Terdekat, bank sentral AS tersebut akan menyelenggarakan pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) pada 17-18 Maret 2026, untuk menentukan kebijakan suku bunga acuannya.

"Pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed sekitar 40 bps sepanjang 2026, turun dari sekitar 50 bps sebelum konflik dimulai," ujar Liza.

Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel, sementara jet tempur AS dan Israel terus menyerang sejumlah target di Iran.

Serangan terhadap kapal tanker di kawasan Teluk serta drone Iran yang memasuki wilayah Azerbaijan meningkatkan risiko meluasnya konflik ke negara produsen energi lain.

Presiden Donald Trump juga menyatakan AS ingin memiliki peran dalam menentukan pemimpin Iran berikutnya.

Sementara itu, IMF memperingatkan konflik ini berpotensi menguji ketahanan ekonomi global dan dapat memicu tekanan inflasi serta perlambatan pertumbuhan jika berlangsung lama.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement