Rabu 04 Mar 2026 06:27 WIB

Transjabodetabek Blok M–Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran, Bidik Penumpang Pesawat

Bus lantai rendah disiapkan untuk memudahkan penumpang pesawat membawa koper.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Friska Yolandha
Perwakilan Tim Advokasi Difabel bersama petugas Dinas Perhubungan Solo menaiki bus low deck (bus dengan lantai rendah) saat uji coba di Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/1/2022). Uji coba kendaraan prototipe bus ramah difabel tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Solo untuk mewujudkan Kota Solo sebagai kota ramah difabel.
Foto: Antara/Maulana Surya
Perwakilan Tim Advokasi Difabel bersama petugas Dinas Perhubungan Solo menaiki bus low deck (bus dengan lantai rendah) saat uji coba di Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/1/2022). Uji coba kendaraan prototipe bus ramah difabel tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Solo untuk mewujudkan Kota Solo sebagai kota ramah difabel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta masih terus melakukan persiapan untuk membuka Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Rencananya, rute baru itu akan mulai beroperasi sebelum momen Lebaran 1447 H.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza mengatakan, rute baru Transjabodetabek itu dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat yang hendak berpergian menggunakan pesawat dari bandara internasional itu. Karena itu, rute baru itu ditargetkan bisa beroperasi sebelum Lebaran, ketika banyak masyarakat yang mudik menggunakan pesawat. 

Baca Juga

"Targetnya ini buat mudik, jadi sebelum Lebaran. Kami lagi kejar," kata dia, dikutip Republika, Rabu (4/3/2026).

Menurut dia, Transjabodetabek Blok M-Soetta itu akan dikhususkan untuk melayani penumpang pesawat. Karena itu, pihaknya akan menggunakan unit bus dengan lantai rendah untuk melayani rute tersebut. 

"Unit yang akan kita gunakan nanti adalah unit low entry. Jadi Metrotrans yang warna oranye yang lantai rendah, sehingga nanti mobilisasi koper dan segala macamnya itu relatif lebih mudah," ujar Welfizon. 

Ia menambahkan, bus itu akan berhenti di halte yang berada di pinggir jalan, bukan halte BRT Transjakarta. Dengan begitu, masyarakat yang membawa barang bawaan yang cukup besar akan lebih dimudahkan.

Welfizon menyebutkan, Transjabodetabek rute baru itu nantinya akan berangkat dari Blok M. Setelah itu, bus akan melintasi Jalan Jenderal Sudirman, melalui Semanggi, Gedung DPR/MPR, dan masuk ke dalam jalan tol hingga sampai ke bandara.

"Sekarang kan kita punya SH1, dari Kalideres ke bandara. Kalau yang sekarang kami siapin ini dari Blok M ke bandara (SH2) Blok M terus kemudian nanti lewat di Sudirman, kemudian di naik ke Semanggi, ke MPR/DPR, terus kemudian nanti masuk tol," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement