REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kenaikan harga emas dalam beberapa bulan terakhir mendorong lonjakan nasabah di PT Pegadaian. Sejak peluncuran aplikasi Tring! pada Oktober 2025, jumlah pengguna tercatat telah menembus sekitar 5 juta orang.
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, peningkatan terjadi dalam waktu relatif singkat setelah layanan digital tersebut diluncurkan. “Setelah launching Oktober kemarin, sampai saat ini sudah sekitar 5 juta nasabah yang menggunakan link ini,” ujar Damar usai Peluncuran Fatwa Kegiatan Usaha Bullion Syariah di Gade Tower Jakarta , Jumat (13/2/2026).
Tring! merupakan aplikasi digital Pegadaian yang mengintegrasikan layanan gadai, tabungan emas, cicil emas, hingga berbagai transaksi keuangan dalam satu platform.
Menurut Damar, lonjakan harga emas turut memicu peningkatan transaksi. Dalam tiga hingga empat bulan terakhir, pertumbuhan dinilai sangat signifikan.
“Dalam tiga, empat bulan ini sampai 5 juta itu suatu peningkatan yang luar biasa,” katanya.
Secara tahunan, bisnis Pegadaian tumbuh sekitar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “YoY itu sekitar 40 persen. Maksudnya Januari (tahun lalu) dibanding Januari sekarang,” ujar Damar.
Sementara secara year to date (YTD) pada awal tahun ini, pertumbuhan tercatat di atas 5 persen. Damar menilai masyarakat kini semakin memahami emas sebagai instrumen investasi sekaligus sumber likuiditas. Bahkan, sudah banyak nasabah membeli atau mencicil emas, lalu menggadaikannya saat membutuhkan dana tanpa harus menjual aset tersebut.