Rabu 28 Jan 2026 16:30 WIB

IHSG Ambruk, Menko Airlangga Soroti MSCI dan Transparansi BEI

Airlangga juga berpesan agar investor tidak panik menyikapi turunnya IHSG.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta investor tidak panik merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih 8 persen pada perdagangan Rabu (28/1/2026). Dari sempat di atas 9.000, kini IHSG terjun di bawah 8.300.

Efek pelemahan drastis itu membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt, untuk menenangkan pelaku pasar. Menko Airlangga menyebut, pemerintah bakal segera menggelar rapat untuk menyikapi turunnya IHSG dalam jumlah besar.

Baca Juga

"IHSG nanti kami monitor dan akan dirapatkan dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan yang lain, besok lah kita jadwalkan," ujar Airlangga kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

Airlangga menyebut, ambruknya IHSG tidak semata karena faktor penghitungan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dia juga menyotori kebijakan BEI selaku pengelola bursa. "Pertama ada teknikal MSCI, kedua tentu dari BEI bursa itu perlu untuk melakukan evaluasi."

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement