Jumat 23 Jan 2026 21:59 WIB

Fenomena Scarcity Premium, Permintaan Hunian Kelas Atas Meningkat

Pembeli hunian premium semakin fokus pada kualitas, kepastian, dan jangka panjang.

Savyavasa, proyek residensial di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Foto: Antara/HO
Savyavasa, proyek residensial di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika pasar internasional bergulat dengan ketidakpastian pada 2025, segmen properti kelas atas Jakarta menunjukkan momentum yang luar biasa. Hal itu ditandai dengan Savyavasa muncul sebagai pusat permintaan.

Apartemen mewah di Jakarta Selatan yang dikembangkan oleh PT Jakarta Setiabudi International Tbk (JSI Group) dan Swire Properties tersebut malah mencatatkan penjualan tertinggi sepanjang masa pengembangannya pada Desember 2025. Momentum itu mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental proyek yang solid seiring mendekatnya fase penyelesaian.

Baca Juga

"Sepanjang 2025, kami melihat bahwa pembeli hunian premium kini semakin fokus pada kualitas, kepastian, dan nilai jangka panjang," kata COO JSI Group Bram Van Hoof dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Menurut Bram, ketidakseimbangan permintaan dan pasokan telah menciptakan apa yang disebut para pengamat pasar sebagai fenomena scarcity premium. Bagi pembeli dengan horizon jangka panjang, kesempatan untuk mengamankan alamat di Dharmawangsa semakin menyempit.

Sebagai bagian dari pasar properti premium yang tetap resilien, Savyavasa dikembangkan sebagai hunian hijau urban dengan pendekatan jangka panjang. Sekitar 70 persen dari total kawasan dialokasikan untuk ruang hijau. "Di titik ini, Savyavasa menjadi relevan bagi mereka yang menginginkan hunian berkualitas dalam lingkungan yang benar-benar terkurasi," ucap Bram.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement