REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — JCB Indonesia membidik meningkatnya pola belanja kelas menengah Indonesia saat bepergian ke Jepang melalui skema cashback transaksi lintas negara pada awal 2026. Skema tersebut dikemas dalam kampanye Arigato! Cashback yang berlaku untuk transaksi langsung di merchant fisik di Jepang pada periode 1 Februari hingga 30 April 2026.
Dalam program ini, pemegang kartu yang telah melakukan registrasi berhak memperoleh cashback jika mencatatkan transaksi kumulatif minimum sebesar 100.000 yen, dengan batas maksimal pengembalian dana 10.000 yen. Registrasi dibuka mulai 18 Desember 2025 hingga 30 April 2026 melalui laman resmi bit.ly/jcbidn-arigato.
Direktur Utama JCB Indonesia Yo Sato mengatakan inisiatif tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan transaksi pemegang kartu di luar negeri. “JCB berupaya memastikan pemegang kartu dapat bertransaksi secara aman dan nyaman seiring meningkatnya aktivitas perjalanan lintas negara,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (14/1/2026).
Dari sisi ekonomi, program ini mencerminkan meningkatnya belanja wisatawan Indonesia di Jepang, khususnya dari kelompok kelas menengah yang aktif berwisata dan melakukan konsumsi di sektor ritel, kuliner, perhotelan, dan transportasi.
Sebagai jaringan pembayaran berbasis di Jepang, JCB memiliki tingkat penerimaan merchant yang luas di pasar domestik sehingga menopang transaksi harian wisatawan mancanegara. Perusahaan juga memperkuat sistem keamanan pembayaran melalui pengembangan teknologi autentikasi dan pemantauan transaksi lintas negara.