Selasa 06 Jan 2026 14:12 WIB

InJourney Airports Layani 10,20 Juta Penumpang Selama Nataru 2025/2026

Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai menjadi bandara tersibuk.

Penumpang membawa barang bawaan setibanya di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). PT Angkasa Pura Indonesia cabang Bandara Soekarno-Hatta mencatat pada Sabtu (3/1) jumlah pergerakan penumpang di bandara tersebut mencapai 164.175 orang yang terbagi dalam dua penerbangan yaitu keberangkatan 75.006 penumpang dan kedatangan 89.169 penumpang dengan total pergerakan pesawat mencapai 1.146 penerbangan.
Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Penumpang membawa barang bawaan setibanya di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). PT Angkasa Pura Indonesia cabang Bandara Soekarno-Hatta mencatat pada Sabtu (3/1) jumlah pergerakan penumpang di bandara tersebut mencapai 164.175 orang yang terbagi dalam dua penerbangan yaitu keberangkatan 75.006 penumpang dan kedatangan 89.169 penumpang dengan total pergerakan pesawat mencapai 1.146 penerbangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat jumlah penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelola selama periode angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mencapai 10,20 juta orang.

“Sepanjang angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, InJourney Airports secara kumulatif di 37 bandara melayani sekitar 10,20 juta penumpang, atau relatif sama dengan periode 2024/2025 yang juga sekitar 10,24 juta penumpang,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Baca Juga

Ia menyampaikan pergerakan penumpang tertinggi pada arus keberangkatan menjelang Natal terjadi pada 24 Desember 2025, yakni mencapai 543 ribu penumpang. Sementara itu, puncak keberangkatan menjelang Tahun Baru 2026 terjadi pada 28 Desember 2025 dengan jumlah 531 ribu penumpang.

Adapun pada arus balik, pergerakan penumpang tertinggi terjadi pada 4 Januari 2026 dengan jumlah hampir 560 ribu penumpang.

Sementara itu, pergerakan pesawat sepanjang Nataru 2025/2026 mencapai sekitar 76 ribu penerbangan, termasuk sekitar 2 ribu penerbangan tambahan (extra flight).

Lima bandara tersibuk selama periode tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan 3,5 juta penumpang dan 23 ribu penerbangan; Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dengan 1,4 juta penumpang dan 9 ribu penerbangan; serta Bandara Juanda, Surabaya, dengan 863 ribu penumpang dan 6 ribu penerbangan.

Selanjutnya Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, melayani 603 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan, dan Bandara Kualanamu, Deli Serdang, melayani 486 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan.

Pahlevi mengatakan pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, InJourney Airports juga mampu mendorong optimalisasi operasional bandara. Utilisasi slot time atau ketersediaan waktu keberangkatan dan kedatangan penerbangan di seluruh bandara secara kumulatif hampir menyentuh 90 persen, lebih tinggi dibandingkan Nataru 2024/2025 yang mencapai 84 persen.

“Optimalisasi bandara ini berkat kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak,” ujar Pahlevi.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement