Sabtu 03 Jan 2026 16:45 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak Saat Arus Balik, Okupansi Tembus 120 Persen

KAI memastikan layanan tetap aman dan lancar di masa arus balik.

Para penumpang kereta api bersiap naik kereta api lokal Bandung Raya di Stasiun Bandung, Senin (29/12/2025). Untuk wilayah 2 Bandung, KAI Komuter memproyeksikan adanya kenaikan jumlah penumpang 3 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Foto: Edi Yusuf
Para penumpang kereta api bersiap naik kereta api lokal Bandung Raya di Stasiun Bandung, Senin (29/12/2025). Untuk wilayah 2 Bandung, KAI Komuter memproyeksikan adanya kenaikan jumlah penumpang 3 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api hingga arus balik Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 menembus 4.068.603 tiket. Penjualan tiket tersebut meningkat 9,06 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang tercatat sebanyak 3.730.584 tiket.

“Arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terjadi pada Sabtu (3/1/2026). Hingga pukul 08.00 WIB, total penjualan tiket kereta api secara nasional pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 4.068.603 tiket,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga

Dari total tersebut, penjualan tiket kereta api jarak jauh (KA JJ) mencapai 3.317.786 tiket atau 120,2 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 750.817 tiket atau setara 100,8 persen dari kapasitas 745.056 tempat duduk.

Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen tersebut dipengaruhi pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun antara stasiun awal dan tujuan akhir.

Anne menyampaikan arus balik Natal dan Tahun Baru menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah libur akhir tahun.

“Memasuki arus balik Natal dan Tahun Baru, KAI memastikan seluruh layanan berjalan aman dan lancar,” ujar Anne.

Secara harian, jumlah pelanggan KA jarak jauh dan KA lokal pada Sabtu (3/1/2026) tercatat sebanyak 202.701 pelanggan berdasarkan data dinamis hingga pukul 24.00 WIB. Angka ini menunjukkan pergerakan signifikan arus balik setelah puncak keberangkatan liburan pada akhir Desember 2025.

Lebih lanjut, Anne mengatakan pergerakan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta per 3 Januari 2026 didominasi arus kedatangan. Untuk KA jarak jauh dan KA lokal tercatat 39.648 penumpang naik dan 51.165 penumpang turun.

“Khusus KA jarak jauh, jumlah penumpang yang naik mencapai 33.408 orang, sementara yang turun sebanyak 45.075 orang,” jelasnya.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement