Kamis 03 Apr 2025 18:15 WIB

Bandara Sam Ratulangi Semakin Ramai Dikunjungi Turis Asing

Turis asal Cina yang menyumbang hingga 78 persen dari total kunjungan.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda
Bandar Udara Sam Ratulangi menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan Manado sebagai destinasi pariwisata unggulan, (ilustrasi)
Foto: Indonesian Transportation Ministry via AP
Bandar Udara Sam Ratulangi menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan Manado sebagai destinasi pariwisata unggulan, (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga Maret 2025 tercatat mengalami peningkatan. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan jumlah kunjungan sepanjang 2023 mencapai 47,36 ribu, melonjak drastis dari 15,24 ribu pada 2021. 

"Tren ini terus berlanjut hingga awal 2025, dengan kedatangan bulanan berkisar tiga ribu hingga lima ribu wisatawan, didominasi turis asal Cina yang menyumbang hingga 78 persen dari total kunjungan," ujar Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Ambar Suyoko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga

Puncaknya, pada 31 Maret 2025, Manado menerima 137 turis asal Nanjing melalui penerbangan langsung perdana maskapai TransNusa, yang disambut langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Ambar Suyoko menyampaikan peningkatan kunjungan penumpang internasional melalui Bandar Udara Sam Ratulangi menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan Manado sebagai destinasi pariwisata unggulan dengan potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang luar biasa. 

"Penerbangan langsung ini menjadi simbol kebangkitan pariwisata Indonesia, khususnya bagi Manado, yang kini semakin dikenal sebagai tujuan wisata kelas dunia," ucap Ambar.

Ambar mengatakan seiring dengan meningkatnya minat wisatawan asing, konektivitas internasional ke Manado terus diperluas. "Selain rute dari berbagai kota di Cina, kini wisatawan juga dapat menjangkau Manado melalui Singapura dengan maskapai Scoot Air serta dari Kinabalu, Malaysia, menggunakan AirAsia. 

"Kehadiran rute-rute ini semakin mempermudah akses wisatawan dari berbagai negara untuk menikmati keindahan Sulawesi Utara," kata Ambar. 

Sejalan dengan itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Sam Ratulangi, Maya Damayanti mengatakan pembukaan penerbangan langsung dari Manado ke berbagai negara tentunya sebagai usaha meningkatkan jumlah penumpang Internasional di Bandar Udara Sam Ratulangi. 

"Untuk meningkatkan pelayanan, saat ini di Bandar Udara telah tersedia Tourist Information Center yang berlokasi di terminal kedatangan Bandar Udara Sam Ratulangi sebagai sarana memberikan informasi wisata, hotel dan transportasi," ucap Maya.

Maya menilai kehadiran wisatawan mancanegara ini tentunya berdampak positif pada sektor pariwisata lokal, seperti sektor perhotelan, UMKM, hingga destinasi unggulan Taman Nasional Bunaken yang menerima 6.447 wisman sepanjang 2024. Maya menyampaikan pemerintah dan pelaku industri optimistis tren ini berlanjut, dengan dukungan pembukaan jalur penerbangan internasional, promosi wisata, dan pengembangan atraksi baru untuk memperkuat posisi Manado sebagai destinasi unggulan selain Bali di mata turis asing, terutama dari Tiongkok.

"Sejumlah wisman yang tiba di Manado melalui Singapura memilih Sulawesi Utara sebagai tujuan utamanya untuk berburu wisata laut dan wisata pengunungan seperti diving, snorkling, hingga fotografi keindahan alam bawah laut," kata Maya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement