REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR DPR Sufmi Dasco Ahmad mengklaim tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau biasa disebut gas melon. Dasco menyebut stok gas melon masih tersedia di pasaran.
Hal itu disampaikan Dasco merespons kebijakan pelarangan pengecer menjual gas LPG 3 kilogram. Kebijakan itu malah memantik kelangkaan gas melon di lapangan. "Stok tidak langka, stok ada, stok terkonfirmasi tidak langka," kata Dasco kepada wartawan di DPR, Selasa (4/2/2025).
Dasco menegaskan Presiden Prabowo Subianto tak mengeluarkan kebijakan yang menyebabkan gas melon sulit diperoleh masyarakat. Dasco menyebut kesulitan masyarakat itu direspons Presiden Prabowo dengan mengizinkan lagi pengecer menjual gas melon.
"Sebenarnya ini bukan kebijakannya dari Presiden untuk kemudian melarang kemarin itu, tapi melihat situasi dan kondisi tadi Presiden turun tangan untuk menginstruksikan agar para pengecer bisa berjalan kembali," ujar Dasco.
Masyarakat hingga saat ini tak bisa membeli gas elpiji di toko-toko kelontong karena harus membeli di pangkalan resmi gas LPG 3 kg dengan mengakses laman
https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi call center 135. Bahkan pembeliannya disertai fotocopy KTP.
View this post on InstagramBaca Juga
AdvertisementBerita TerkaitBerita LainnyaAdvertisementTerpopuler
AdvertisementRekomendasi
Ahad , 28 Jun 2026, 22:21 WIB![]()
Proyeksi Pekan Depan: Harga Emas Bergerak di Kisaran Rp 2,53—Rp 2,75 Juta per Gram
Ahad , 28 Jun 2026, 18:08 WIBHarga dan Pasokan Gas Bukan Penyebab PHK Masal di Industri Tapi Tekanan Ekonomi Global
Ahad , 28 Jun 2026, 17:49 WIBMIND ID Targetkan Pangkas 2 Juta Ton Emisi
Ahad , 28 Jun 2026, 14:02 WIBMentan Amran Buka Pendanaan Riset Kampus untuk Percepat Swasembada Pangan
Ahad , 28 Jun 2026, 13:25 WIBPresiden Targetkan Jumlah BUMN Dipangkas dari 1.000 Menjadi 250 Perusahaan
Advertisement