REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR DPR Sufmi Dasco Ahmad mengklaim tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau biasa disebut gas melon. Dasco menyebut stok gas melon masih tersedia di pasaran.
Hal itu disampaikan Dasco merespons kebijakan pelarangan pengecer menjual gas LPG 3 kilogram. Kebijakan itu malah memantik kelangkaan gas melon di lapangan. "Stok tidak langka, stok ada, stok terkonfirmasi tidak langka," kata Dasco kepada wartawan di DPR, Selasa (4/2/2025).
Dasco menegaskan Presiden Prabowo Subianto tak mengeluarkan kebijakan yang menyebabkan gas melon sulit diperoleh masyarakat. Dasco menyebut kesulitan masyarakat itu direspons Presiden Prabowo dengan mengizinkan lagi pengecer menjual gas melon.
"Sebenarnya ini bukan kebijakannya dari Presiden untuk kemudian melarang kemarin itu, tapi melihat situasi dan kondisi tadi Presiden turun tangan untuk menginstruksikan agar para pengecer bisa berjalan kembali," ujar Dasco.
Masyarakat hingga saat ini tak bisa membeli gas elpiji di toko-toko kelontong karena harus membeli di pangkalan resmi gas LPG 3 kg dengan mengakses laman
https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi call center 135. Bahkan pembeliannya disertai fotocopy KTP.
View this post on InstagramBaca Juga
AdvertisementBerita TerkaitBerita LainnyaAdvertisementAdvertisementRekomendasi
Jumat , 16 Jan 2026, 18:12 WIB![]()
Bank Indonesia Catat Aliran Modal Asing Kabur Rp7,71 Triliun pada Pekan Kedua Januari
Jumat , 16 Jan 2026, 16:14 WIBPerusahaan China Bakal Investasi Proyek Air Minum di Jateng Senilai Rp160 Miliar
Jumat , 16 Jan 2026, 16:13 WIBDidampingi BRI, UMKM Wastra Serap Tenaga Kerja Perempuan dan Perluas Pasar
Jumat , 16 Jan 2026, 15:30 WIBBandara Samarinda Lanjutkan Layanan Enam Rute Perintis ke Daerah 3TP
Jumat , 16 Jan 2026, 15:22 WIBKuota Produksi Dipangkas, Vale Jamin Pasokan Nikel untuk Smelter Tetap Aman
Advertisement