Sabtu 25 May 2024 19:05 WIB

Libur Panjang, Penumpang Stasiun Gambir dan Pasar Senen Capai 138 Ribu Orang

Kota tujuan penumpang rata-rata Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, dan Purwokerto.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ani Nursalikah
Petugas melayani calon penumpang yang akan melakukan face recognition untuk memasuki gerbang menuju peron di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Petugas melayani calon penumpang yang akan melakukan face recognition untuk memasuki gerbang menuju peron di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (8/5/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KAI Daop 1 Jakarta selama masa libur panjang periode 22 hingga 26 Mei 2024 telah mencatat angka penjualan tiket sebanyak 138 ribu tiket untuk keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko memerinci 90.500 penumpang dari Stasiun Pasar Senen dengan operasional KAJJ sebanyak 31 perjalanan per harinya. Sedangkan 47.500 penumpang dari Stasiun Gambir dengan operasional KAJJ sebanyak 33 perjalanan per hari.

Baca Juga

"Selama periode 22 hingga 26 Mei 2024, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 181.523 tempat duduk dengan operasional 320 perjalanan KAJJ sudah termasuk KA-KA tambahan, 108.340 tempat duduk untuk keberangkatan KAJJ dari Stasiun Pasar Senen dan 73.183 tempat duduk untuk keberangkatan KAJJ dari Stasiun Gambir," ujar Ixfan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Selama periode tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengoperasikan 6 KA Tambahan yang beroperasi pada Rabu (22/5/2024) hingga Senin (27/5/2024) pada libur long weekend Hari Raya Waisak yang terjadi pada 23 sampai 26 Mei 2024.

Ixfan menjelaskan untuk penumpang berangkat pada, Sabtu (25/5/2024) terdapat sekitar 18 ribu pengguna jasa yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta. Dari jumlah tersebut 12 ribu di antaranya untuk KA keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan 6.000 untuk keberangkatan awal KA dari Stasiun Gambir.

"Jumlah tersebut masih tergolong tinggi jika dibandingkan hari-hari normal. Angka tersebut sudah mendekati kondisi normal, namun demikian angka tersebut masih dapat berubah karena penjualan tiket masih terus berlangsung, baik secara daring maupun di loket stasiun keberangkatan," ucap Ixfan.

Selama periode long weekend, Ixfan menyampaikan penumpang naik tertinggi terjadi pada Kamis sebanyak 36 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir.

Kota tujuan penumpang rata-rata ke Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, dan Bandung. Secara total terdapat sekitar 138 ribu lebih tiket telah dipesan untuk periode keberangkatan 22 sampai 26 Mei 2024.

Berdasarkan data pemesanan tiket jumlah volume pengguna jasa paling tinggi yaitu Kamis (22/5/2024) total terdapat sekitar 36 ribu pengguna keberangkatan KAJJ dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Dari jumlah tersebut yang menjadi tujuan favorit penumpang adalah Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal dan Bandung.

Ixfan mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jasa Kereta Api Jarak Jauh yang akan berangkat dari stasiun Pasar Senen dan Gambir agar memperhatikan kembali jadwal keberangkatannya, jangan sampai salah tanggal dan/atau tertinggal karena terlambat datang ke stasiun.

Ixfan mengimbau seluruh calon pengguna KAJJ mengatur waktu keberangkatannya menuju stasiun sehingga diharapkan sudah tiba 1 jam sebelum jadwal keberangkatan KA untuk menghindari sejumlah risiko, salah satunya terlambat boarding atau tertinggal KA.

Berikut daftar KA-KA tambahan untuk periode libur panjang Hari Raya Waisak.

1. KA (7015) Manahan Tambahan relasi Gambir-Solo Balapan PP;

2. KA (7002A) Taksaka Tambahan relasi Gambir-Yogyakarta PP;

3. KA (7046) Argo Parahyangan Tambahan relasi Gambir-Bandung PP;

4. KA (30F) Argo Cheribon relasi Gambir-Cirebon PP;

5. KA (80F) Manahan relasi Gambir-Solo Balapan PP;

6. KA (82F) Manahan relasi Gambir-Solo Balapan PP.

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لَا يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتّٰى يُغْنِيَهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۗوَالَّذِيْنَ يَبْتَغُوْنَ الْكِتٰبَ مِمَّا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ فَكَاتِبُوْهُمْ اِنْ عَلِمْتُمْ فِيْهِمْ خَيْرًا وَّاٰتُوْهُمْ مِّنْ مَّالِ اللّٰهِ الَّذِيْٓ اٰتٰىكُمْ ۗوَلَا تُكْرِهُوْا فَتَيٰتِكُمْ عَلَى الْبِغَاۤءِ اِنْ اَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِّتَبْتَغُوْا عَرَضَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَمَنْ يُّكْرِهْهُّنَّ فَاِنَّ اللّٰهَ مِنْۢ بَعْدِ اِكْرَاهِهِنَّ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan jika hamba sahaya yang kamu miliki menginginkan perjanjian (kebebasan), hendaklah kamu buat perjanjian kepada mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa hamba sahaya perempuanmu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan kehidupan duniawi. Barangsiapa memaksa mereka, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (kepada mereka) setelah mereka dipaksa.

(QS. An-Nur ayat 33)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement