Rabu 01 May 2024 20:16 WIB

PT Timah Cetak Pendapatan Rp 2,06 Triliun, Turun 5,3 Persen

Pada kuartal I 2024, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 29,55 miliar.

Logo PT Timah Tbk
Foto: Facebook PT Timah
Logo PT Timah Tbk

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- PT Timah Tbk pada kuartal I 2024 membukukan pendapatan Rp 2,06 triliun atau menurun 5,3 persen jika dibandingkan kuartal I tahun 2023 mencapai Rp 2,17 triliun.

"Kinerja perseroan pada kuartal I tahun ini menunjukkan hal yang positif," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Tbk Fina Eliani dalam keterangan pers diterima di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (1/5/2024).

Baca Juga

Ia mengatakan, harga jual rata-rata logam timah pada kuartal I tahun ini sebesar 1,9 persen dari 26.573 dolar Amerika Serikat (AS) per metrik ton di kuartal I 2023 menjadi 27.071 dolar AS per metrik ton di kuartal I 2024. Kemudian, penurunan harga pokok pendapatan sebesar 7,7 persen dari Rp 1,91 triliun di kuartal I 2023 menjadi Rp 1,76 triliun di kuartal I 2024.

"Pada kuartal I tahun ini, perseroan membukukan laba usaha Rp 69,7 miliar lebih tinggi dari kuartal I 2023 sebesar Rp 21,3 miliar dengan pencapaian EBITDA sebesar Rp 335 miliar atau 101 persen dari kuartal I 2023 sebesar Rp 333 miliar," katanya.

Dia menyatakan, pada kuartal I 2024, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 29,55 miliar. Posisi nilai aset perseroan pada kuartal I 2024 sebesar Rp 12,82 triliun.

Sementara posisi liabilitas sebesar Rp 6,46 triliun, turun 2,35 persen dibandingkan posisi akhir 2023 sebesar Rp 6,61 triliun dikarenakan berkurangnya interest bearing debt dan beban akrual.

Posisi ekuitas sebesar Rp 6,37 triliun, naik 2,01 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2023 sebesar Rp 6,24 triliun.

Indikator keuangan perseroan menunjukkan hasil yang baik, terlihat dari beberapa rasio keuangan penting di antaranya Quick Ratio sebesar 23,2 persen, Current Ratio sebesar 143,5 persen, Debt to Asset Ratio sebesar 50,3 persen, dan Debt to Equity Ratio sebesar 101,4 persen.

"Saat ini, harga rata-rata timah CSP di LME sejak Maret 2024 meningkat 12 persen menjadi 29.084 dolar AS per ton dari harga rata-rata timah CSP di LME selama tahun 2023 sebesar 25.959 dolar AS per ton serta proyeksi harga timah versi Bloomberg di kisaran 23.000–29.000 dolar AS per metrik ton," katanya.

Ia menyatakan sampai dengan kuartal I 2024, perseroan telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja operasi dan produksi, di antaranya optimalisasi produksi tambang laut dan darat, optimalisasi peralatan tambang serta optimalisasi produksi dari sisa hasil pengolahan.

Selanjutnya, perseroan berupaya mencapai target produksi dengan melakukan beberapa inisiatif strategis seperti peningkatan sumber daya dan cadangan secara organik/anorganik, optimalisasi penambangan dan pengolahan timah primer melalui peningkatan recovery, perbaikan tata kelola kemitraan penambangan, optimalisasi produksi melalui percepatan pembukaan lokasi baru serta efisiensi berkelanjutan di seluruh lini bisnis. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement