Rabu 27 Mar 2024 15:49 WIB

Pertamina Hulu Energi Jadi Backbone Produksi Migas Nasional

PHE menargetkan kinerja operasional yang lebih agresif .

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda
Subholding Pertamina Hulu Energi (PHE) menjadi tulang punggung produksi migas nasional. (ilustrasi)
Foto: PHE
Subholding Pertamina Hulu Energi (PHE) menjadi tulang punggung produksi migas nasional. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Subholding Pertamina Hulu Energi (PHE) menjadi tulang punggung produksi migas nasional. Kinerja tahun 2023 menunjukan, realisasi produksi minyak PHE mencapai 415 ribu barel oil per day. Capain tersebut merupakan 68 persen dari total produksi minyak nasional.

Direktur Utama PHE Chalid Said Salim menjelaskan selain minyak, untuk produksi gas PHE pada tahun 2023 sebesar 2,38 TCF atau 33 persen dari produksi gas nasional. Upaya ini didapat dari total pengeboran sebanyak 799 sumur pada tahun 2023.  

Baca Juga

"Kinerja 2023 menunjukan PHE menjadi tulang punggung produksi minyak nasional. Kami mengoperasikan lebih dari 60 WK migas domestik," kata Chalid dalam RDP di Komisi VII DPR RI, Rabu (27/3/2024).

Produksi migas nasional oleh PHE mencakup 65 Wilayah Kerja (WK) migas dometik, yang mana sebanyak 48 WK dioperatori langsung oleh PHE dan sebanyak 17 WK non operator langsung. Chalid menjelaskan pada tahun ini PHE menargetkan kinerja operasional yang lebih agresif dibandingkan tahun 2023. Target produksi migas tahun ini mencapai 742 ribu barel per hari. 

Lebih detil Chalid mengungkapkan, target produksi minyak tahun ini adalah 420 ribu bph dan gas sebesar 1,86 BCFD. Angka ini meningkat dari produksi minyak 2023 lalu yang sebesar 415 ribu bph dengan sales gas sebesar 1,8 BCFD.

"Ini gambaran kami tarik histori 2022 sampai 2024 itu untuk memberikan apa yang diupayakan di 2023 sebagai basis masuk 2024 dan terus meningkat," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement