Rabu 27 Mar 2024 07:15 WIB

Bandara Radin Inten: Ramp Check Pesawat Telah Dilakukan

Hal tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2024

Saat ini Kemenhub mengevaluasi Bandara Internasional Radin Inten II Branti Lampung yang bakal turun kelas menjadi bandara domestik.
Foto: Republika/Mursalin Yasland
Saat ini Kemenhub mengevaluasi Bandara Internasional Radin Inten II Branti Lampung yang bakal turun kelas menjadi bandara domestik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung menyatakan ramp check (inspeksi keselamatan) pesawat telah dilaksanakan guna menyiapkan angkutan Lebaran 2024 di daerahnya.

"Persiapan angkutan Lebaran sudah dilakukan salah satunya di sektor penerbangan yaitu dengan melaksanakan ramp check pesawat," ujar Executive General Manager Bandara Radin Inten II Lampung Untung Basuki di Bandarlampung, Selasa (26/3/2024).

Baca Juga

Ia mengatakan kegiatan ramp check atau inspeksi keselamatan pesawat sudah dilaksanakan bersamaan dengan pemeriksaan terminal, sekaligus berbagai fasilitas yang ada di bandar udara.

"Hal tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2024 di Bandara Radin Inten II. Periode mudik direncanakan akan berlangsung selama 16 hari yakni pada 3-18 April 2024 dan sekaligus untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Dia menjelaskan selain melakukan ramp check pesawat untuk memastikan pesawat laik jalan, pihak bandar udara juga akan membuka posko yang akan dibuka pada tujuh hari menjelang Idul Fitri 2024 hingga tujuh hari setelahnya.

Pada angkutan Lebaran tahun ini, Bandara Radin Inten II juga akan menyiagakan sekitar 187 orang personel. Mereka terdiri atas personel operasi, teknik, service, dan personel supporting service termasuk ada bantuan pengamanan dari anggota TNI serta Polri, dan telah disiapkan posko juga.

"Kami akan tetap fokus memastikan semua bisa berjalan dengan lancar," ucap dia.

Menurut dia, dengan menyediakan personel dan adanya bantuan pengamanan dari TNI-Polri dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional pelayanan bagi pemudik pengguna transportasi udara.

Lalu lintas penerbangan diperkirakan meningkat karena antusias masyarakat untuk mudik cukup tinggi. Dengan begitu, diperlukan fokus yang lebih dari seluruh pihak guna menjaga standar layanan, keamanan dan keselamatan.

"Kami akan fokus meningkatkan tiga aspek, yakni aspek keamanan bandara, operasional bandara, dan pelayanan bandara," tambah Untung.

 

sumber : ANTARA

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement