Selasa 26 Dec 2023 19:53 WIB

Sandiaga Prediksi TMII Bakal Dipadati 50 Ribu Pengunjung pada Malam Tahun Baru

Sandiaga juga memastikan kesiapan TMII untuk menerima kunjungan wisatawan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Foto: Dok. Kemen
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, akan dipadati 50 ribu pengunjung saat puncak perayaan tahun baru pada 31 Desember 2023. Sandiaga juga memastikan kesiapan TMII untuk menerima kunjungan wisatawan dengan mengutamakan aspek keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas selama libur Natal dan Tahun Baru 2024.

"Dapat saya pastikan destinasi unggulan ini siap menerima lonjakan kunjungan di liburan Natal dan Tahun Baru 2024. Antisipasinya (sekitar) 50 ribu pengunjung saat puncak perayaan akhir tahun 31 Desember nanti," kata Sandiaga dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa (26/12/2023).

Baca Juga

Sandiaga menyebut dari proyeksi 107 juta pergerakan masyarakat saat liburan Natal dan Tahun Baru 2024, pihaknya menilai lebih dari 60 persen akan melakukan kegiatan wisata. Oleh karena itu, wisata-wisata unggulan seperti TMII dan destinasi favorit lainnya harus dapat mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan. Dia menilai Taman Mini Indonesia Indah sudah sangat siap dalam menyambut wisatawan. Hal ini terlihat dari berbagai atraksi yang disiapkan termasuk suguhan-suguhan dari tiap anjungan provinsi di TMII. Begitu juga dengan penambahan suguhan wisata kuliner serta belanja dengan melibatkan pelaku UMKM.

"Tadi kami juga mengecek kesiapan wisata kuliner, wisata belanja untuk fesyen serta kriya. Beberapa anjungan juga telah menyiapkan tari-tarian, atraksi untuk menyambut nanti kedatangan wisatawan yang kita harapkan akan menggeliatkan ekonomi," ujar Sandiaga.

 

Sandiaga mengapresiasi komitmen TMII dalam menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dengan menambah jumlah kendaraan listrik sebagai alat transportasi utama wisatawan di dalam kawasan TMII.

"TMII juga menyiapkan feeder gratis dari dan ke stasiun LRT. Jadi saya sarankan masyarakat untuk liburannya di Indonesia Aja dan Taman Mini ini sudah sudah siap untuk menerima kunjungan para wisatawan," ujar Sandiaga.

Terkait dengan Covid-19 yang belakangan meningkat, Sandiaga memastikan kondisinya masih terkendali. Namun, ia tetap mengimbau agar wisatawan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Pengelola destinasi agar menyiapkan mitigasi saat wisatawan membeludak agar tetap ada pengelolaan penumpukan pengunjung. Jadi kalau dilihat di Taman Mini ini karena tempatnya luas ini bisa disebar kegiatannya di beberapa titik. Jadi masyarakat silakan berwisata dengan penuh kewaspadaan," ujar Sandiaga.

Sandiaga meninjau beberapa titik di TMII mulai dari area konser OneThereLand, area kuliner UMKM, Tourist Information Centre (TIC), Anjungan Provinsi Riau, Panggung Budaya, serta Taman Archipelago (Dancing Fountain).

Sementara itu, Direktur Utama TMII, Claudia Ingkiriwang mengatakan dalam pekan perayaan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di TMII diisi dengan beragam kegiatan atau ajang yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas yang telah dimulai sejak 20 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

Salah satu gelaran utama yaitu OneThereLand yang menawarkan konsep unik dan menarik mulai dari konser musik 12 hari mulai 21 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 yang dimeriahkan oleh puluhan musisi Tanah Air, podcast, hingga stand-up comedy. Para penampil di antaranya adalah Aruma, GJLS, Dikta, Hindia, juga Aldi Taher.

Untuk para pecinta kuliner, terdapat Jakarta Crunchy Area yang khusus menyajikan segala jenis makanan produk baking serta pastry. Selain itu juga ada Skena Market Land yang terdiri dari Fashion Show, 100 UMKM exhibition, playground, dan stand-up comedy.

"Selain konser 12 hari OneThereLand yang dimeriahkan oleh musisi tanah air, kami juga akan menampilkan pertunjukan-pertunjukan musik dan tari daerah, serta wayang kulit sebagai upaya pelestarian akan seni tradisi," katanya.

Terkait pertunjukan Dancing Fountain Tirta Cerita, yakni sebuah harmonisasi perpaduan layanan multimedia dengan water screen dan air mancur serta pencahayaan 300 drone yang sebelumnya rutin ditampilkan setiap hari mulai pukul 18.30 WIB, pada pekan Natal dan Tahun Baru akan ada penambahan jam tayang.

"Dancing Fountain Tirta Cerita ini merupakan the biggest fountain show in Jakarta dan the biggest fountain show with drone in South East Asia," ujar Claudia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement