Senin 25 Dec 2023 17:11 WIB

Sudah Sehat, Cawapres Mahfud MD Selasa Mulai Beraktivitas Lagi

Mahfud dilaporkan sakit dan istirahat sehingga batal kampanye di NTB, Senin.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Cawapres nomor urut 2, Mahfud MD mengenakan pakaian khas warga Madura, Jawa Timur.
Foto: Republika.co.id
Cawapres nomor urut 2, Mahfud MD mengenakan pakaian khas warga Madura, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD membenarkan batal berkampanye di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (25/12/2023) atau hari ke-28 kampanye. Hal itu lantaran dokter menyarankannya untuk beristirahat.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut mengaku saat ini, sudah dalam kondisi sehat. "Benar, tetapi saya sudah sehat. Tadi pukul 11.00 WIB saya sudah takziah (melayat) ke rumah Mas Darwis Darlis di Tegal Parang karena istrinya, Mbak Tri Woro Utami, meninggal dunia. Insyaallah, besok aktivitas lagi," kata Mahfud saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Komunikasi, Rizal Mustary mengatakan, dokter menyarankan Mahfud untuk beristirahat. Hal itu membuat Mahfud membatalkan jadwal kampanye di NTB.

"Dokter menyarankan Pak Mahfud MD untuk istirahat dahulu beberapa hari setelah menjalani kegiatan yang sangat padat dalam beberapa hari terakhir. Tadi pagi, beliau putuskan tidak jadi berangkat ke NTB. Akan tetapi, rombongan tetap berangkat dipimpin Pak TGB (Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi)," kata Rizal.

Dia menjelaskan, Mahfud perlu istirahat di tengah agenda yang padat. "Tadi malam Pak Mahfud mengunjungi Gereja Katedral dan memberi ucapan selamat merayakan Natal bagi umat kristiani," ucap Rizal.

Wakil Ketua Umum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, TGB, mengonfirmasikan kondisi kesehatan cawapres nomor urut 3 tersebut. "Beliau sehat, hanya memang TPN merekomendasikan agar beliau istirahat hari ini," kata TGB menjawab batalnya Mahfud berkampanye di NTB saat dihubungi di Jakarta.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement