Ahad 10 Dec 2023 01:10 WIB

Otorita IKN Gandeng PUPR Demi Perbaiki Jalan Desa Wisata

Jalan mulus ke desa wisata akan menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung.

Pengunjung berfoto saat wisata di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (7/12/2023).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pengunjung berfoto saat wisata di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (7/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM PASER UTARA -- Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan perbaikan jalan desa berpotensi wisata di Kalimantan Timur demi peningkatan perekonomian masyarakat.

"Perbaikan jalan desa berpotensi wisata akan menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung karena akses menuju desa mulus," kata Direktur Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN Muhsin Palinrungi di Penajam, Sabtu (9/12/2023).

Baca Juga

Akses jalan yang baik dan mulus menuju objek wisata, menurutnya, juga akan berdampak pada sektor lain sehingga berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat Provinsi Kaltim.

Muhsin mengatakan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kaltim harus menjadi perhatian utama lewat perbaikan jalan desa sehingga warga lokal tidak hanya menjadi penonton pertumbuhan ekonomi di kampung mereka. Sektor pariwisata, lanjutnya, akan menjadi dongkrak pendapatan asli daerah (PAD) di kabupaten dan kota di provinsi itu.

Dia mengatakan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata Kaltim dilakukan pelatihan manajemen pengelolaan homestay dengan melibatkan lambaga pelatihan kerja. Homestay adalah rumah tinggal penduduk yang dijadikan penginapan untuk disewakan kepada pengunjung. Dengan penyewaan itu, warga bisa mendapatkan penghasilan.

Selain koordinasi perbaikan jalan dan pelatihan SDM untuk desa wisata, Otorita IKN juga mendukung pelaku sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) demi peningkatan perekonomian. Kegiatan dukungan terhadap pelaku UMKM itu, lanjut Muhsin, yaitu pelatihan pengemasan produk UMKM lokal agar dapat dipasarkan ke luar daerah.

"Kemasan produk yang menarik pembeli menjadi faktor penting sebagai promosi. Kemasan itu harus menarik perhatian ketika ditawarkan ke luar daerah," ujarnya.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement