Jumat 01 Dec 2023 21:31 WIB

Barata Indonesia Kembangkan Enam Reaktor Biodiesel 100

Ini peluang Barata ciptakan nilai tambah hilirisasi sawit dan ketahanan energi RI.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fuji Pratiwi
PT Barata Indonesia (Persero)
Foto: Barata Indonesia
PT Barata Indonesia (Persero)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT Barata Indonesia (Persero) sukses melakukan uji coba penuh kapasitas enam reaktor Biodiesel 100 (B100). Reaktor BB100 merupakan alat yang digunakan untuk mengubah CPO (Crude Palm Oil) menjadi bahan bakar ramah lingkungan dengan bahan dasar minyak nabati atau lemak hewani melalui proses eseterifikasi atau transesterifikasi.

"B100 adalah energi masa depan Indonesia. Ini adalah peluang besar bagi Barata sebagai BUMN manufaktur untuk menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi sawit dengan produk akhir yang mampu memperkuat ketahanan energi nasional," kata Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) Tjetjep Nirwan Mustofa, Jumat (1/12/2023).

Baca Juga

Dengan proses tersebut, kata Tjetjep, maka biodiesel atau bahan bakar alternatif yang dihasilkan akan lebih ramah lingkungan. Karena menghasilkan emisi yang lebih rendah 48 persen dibandingkan bahan bakar fosil.

Tjetjep mengatakan, komitmen PT Barata Indonesia dalam menghadirkan produk ramah lingkungan, berdaya saing, dan memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, merupakan wujud kesiapan perseroan sebagai BUMN industri manufaktur. Dimana perseroan berharap bisa mengambil peran utama dalam pengembangan energi terbarukan tanah air.

Pengujian full load capacity enam reaktor B100 ini turut dihadiri sejumlah eksekutif utama. Di antaranya CEO Minamas Plantation Adi Wira Abd Razak, para inventor reaktor B100, dan sejumlah tenaga teknis dari Badan Standardisasi Industri dan Penyegar (BSIP) Tanaman Industri.

CEO Minamas Adi Wira Abd Razak menyampaikan kepuasannya atas hasil pembangunan enam reaktor B100 dengan kapasitas mencapai 3.000 liter per enam jam. Ia pun optimistis, hasil pengembangan produk PT Barata Indonesia (Persero) ini dapat mengukuhkan posisi Indonesia dalam pengembangan energi terbarukan.

"Ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pemimpin di bidang energi terbarukan," ujar Adi Wira.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement