Kamis 30 Nov 2023 13:36 WIB

RS Internasional Bali Ditargetkan Beroperasi pada Tahun Depan

Konstruksi BIH ditargetkan selesai pada April 2024.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha
Menteri BUMN Erick Thohir mengecek pembangunan Bali International Hospital dan Renovasi Bali Beach Hotel Sanur.
Foto: Istimewa
Menteri BUMN Erick Thohir mengecek pembangunan Bali International Hospital dan Renovasi Bali Beach Hotel Sanur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC) atau Holding Rumah Sakit (RS) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus lakukan pemantauan pembangunan Bali International Hospital (BIH) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, Sanur Bali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan BIH akan beroperasi pada kuartal III 2024.

Budi mengatakan Kemenkes mendukung kesiapan BIH, termasuk potensial market, SDM tenaga medis, dan para diaspora yang saat ini masih bertugas di luar negeri serta bisnis model.

Baca Juga

“Target segmen dari Bali International Hospital adalah masyarakat Indonesia yang berobat keluar negeri sehingga IHC dapat menentukan dan identifikasi potensial market dari lokal Indonesia," ujar Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (30/11/2023).

Kedua, Menkes Budi melanjutkan, fokus kedua adalah kesiapan SDM tenaga medis dokter-dokter diaspora di mana para tenaga medis yang bertugas di luar negeri bisa kita tarik kembali ke Indonesia. Fokus ketiga adalah bisnis model rumah sakitnya. 

"Kemenkes ingin rumah Sakit-Rumah Sakit seperti Bali International Hospital ini bisa lebih banyak lagi sehingga orang Indonesia tidak kemana-mana hingga ke luar negeri untuk berobat di Indonesia saja,” kata Budi.

Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC Mira Dyah Wahyuni menambahkan, value proposition dari Bali International Hospital, yaitu quality of clinical care, timeliness of care untuk dapat memberikan layanan dengan minimal waktu tunggu, convenience of care. Hal ini mana memberikan kemudahan bagi pasien terkait aksesibilitas serta Bali sebagai salah satu tempat wisata yang terkenal baik di Indonesia maupun secara internasional.

“BIH direncanakan di April 2024 selesai konstruksi, dilanjutkan proses commissioning serta simulasi layanan untuk keamanan dan kenyamanan pasien. Estimasi grand opening-nya pada Agustus 2024," ujar Mira.

Mira melanjutkan mengenai alat-alat kesehatan di BIH untuk mendukung keunggulan dengan teknologi canggih, di antaranya cardiology, oncology, neorology, gastro, orthopedic atau disingkat dengan CONGO telah disiapkan, di antaranya MRI, CT scan, cath lab, PET CT, SPEC CT juga Fasilitas Endoskopi yang akan menbantu skirining untuk kanker kolorektal.

"Kami juga akan persiapkan full option true Beam LINAC yang pertama paling lengkap di Indonesia, Brakiterapi, Mamografi, Digital X-Ray dan Fluoroskopi, Desember 2023 ini akan datang, Januari 2024 commissioning sehingga bisa siap di April 2024," kata Mira.

Mengenai SDM, Mira melanjutkan IHC terus berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga medis termasuk dokter dan perawat.

 

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement