Selasa 31 Oct 2023 14:25 WIB

Jualan Emas Laris Manis, Laba Antam Tumbuh 22 Persen

Laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp 3,35 triliun pada kuartal III 2023.

Seorang karyawan PT Aneka Tambang (Antam) menunjukkan imitasi logam mulia di Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/3).
Foto: Septianda Perdana/ANTARA
Seorang karyawan PT Aneka Tambang (Antam) menunjukkan imitasi logam mulia di Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan BUMN holding MIND ID PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membukukan laba periode berjalan senilai Rp 2,85 triliun pada kuartal IIIn2023, atau tumbuh delapan persen year on year (yoy) dibandingkan senilai Rp 2,63 triliun pada periode yang sama 2022.

Corporate Secretary Antam Syarif Faisal Alkadrie menyebut, kinerja keuangan yang positif juga tecermin dari capaian pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortasi (EBITDA) sebesar Rp 5,40 triliun pada kuartal III 2023, sebagaimana keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga

Perusahaan berkode saham ANTM itu mencatatkan nilai penjualan bersih sebesar Rp 30,90 triliun selama kuartal III- 2023. Kontribusi dominan berasal dari penjualan bersih domestik yang mencapai Rp 26,69 triliun atau setara 86 persen dari total penjualan bersih.

Produk emas menjadi kontributor terbesar dengan proporsi 62 persen terhadap total penjualan Antam dengan nilai penjualan sebesar Rp 19,29 triliun selama kuartal III 2023.

 

Selama periode ini, Antam mencatatkan total volume produksi logam emas dari tambang sebesar 908 kg atau 29.193 troy ons. Sedangkan penjualan logam emas mencapai 19.460 kg atau 625.654 troy ons.

Selama kuartal III 2023, laba kotor Antam tercatat sebesar Rp 6,10 triliun, tumbuh 2 persen (yoy) dibandingkan sebesar Rp 5,99 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp 3,35 triliun pada kuartal III 2023, atau tumbuh 22 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,74 triliun.

Syarif mengatakan, faktor pendukung tercapainya pertumbuhan didorong oleh pengelolaan beban usaha tercatat sebesar Rp 2,75 triliun pada kuartal III 2023, atau turun 15 persen (yoy) dibandingkan sebesar Rp 3,25 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Lanjutnya, penguatan profitabilitas pada kuartal III 2023 juga tercermin pada capaian nilai laba bersih per saham dasar ANTM menjadi Rp 118,54 yang tumbuh delapan persen dibandingkan sebesar Rp 109,31 per saham dasar.

Selama kuartal III 2023, perseroan mampu memperkuat struktur keuangan yang tercermin dari nilai ekuitas konsolidasian sebesar Rp 24,62 triliun, atau tumbuh sembilan persen (yoy) dibandingkan sebesar Rp 22,57 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, total liabilitas perseroan tercatat senilai Rp 10,88 triliun, atau turun tiga persen (yoy) dibandingkan sebesar Rp 11,22 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai senilai Rp 35,50 triliun, atau tumbuh 5 persen (yoy) dibandingkan sebesar Rp 33,79 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

 

sumber : ANTARA
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement